Serba Singkat Tentang Rotary Club

Maret 12, 2011 pukul 3:13 am | Ditulis dalam Artikel | Tinggalkan komentar

PRAKATA

Artikel-artikel mengenai Rotary yang singkat-singkat ini, pertama kali diterbitkan dalam bulletin mingguan Rotary Club North Stockton, California USA. Mula-mula berjudul “Did Ya Know?” (“Tahu Ngak?”). Artikel-artikel itu dipersiapkan untuk mensajikan fakta-fakta yang menarik tentang Rotary International, pada anggota-anggota North Stockton Rotary Club. Ketika pada tahun 1992-1993 penulisnya Cliff Dochterman, menjadi President Rotary International, artikelartikel itu dikumpulkan dan diterbitkan sebagai “The ABCs of Rotary”. Kumpulan tersebut, yang kadangkala diperbaharui, merupakan panduan yang menarik bagi para Anggota Rotary untuk halhal yang menonjol dalam sejarah organisasi mereka, kebiasaan dan tradisinya, serta keadaan sekarang dari program-programnya yang mendunia. Artikel-artikel itu boleh dikutip dalam Rotary Club bulletin atau dipersembahkan sebagai Rotary Information, dalam pertemuanpertemuan mingguan dari club.

Clifford Dochterman

President Rotary International

1992-1993

copyright/2003/by/RotaryInternational

DEFINISI ROTARY

Bagaimanakah anda menjelaskan organisasi yang bernama “Rotary”? Banyak sekali karakteristik dari sebuah Rotary Club, begitu pula kegiatan dari sejuta Anggota Rotary. Ada ciri ciri pelayanan, internasionalitas, persahabatan, pengklasifikasian dari keahlian masing-masing, pengembangan muhibbah dan pengertian antar bangsa, penekanan pada standar etika yang tinggi, keperdulian pada orang orang lain dan banyak lagi ciri ciri lain.

Pada tahun 1976 Board of Directors dari Rotary International tertarik untuk menciptakan suatu definisi yang ringkas, mengenai aspek-aspek fundamental dari Rotary. Mereka berpaling kepada ketiga orang yang pada waktu itu duduk dalam Public Relations Committee dari RI. Mereka diminta mempersiapkan definisi Rotary dalam satu kalimat. Setelah melampaui banyak sekali naskah, akhirnya Committee itu menyajikan definisi dibawah ini, yang semenjak itu pula dipakai dalam berbagai publikasi Rotary:

“Rotary adalah organisasi, dari para pengusaha dan mereka yang berprofesi, bersatu seantero dunia, yang memberikan pelayanan kemanusiaan, mendorong standar etika yang tinggi di semua lapangan kerja dan membantu perkembangan persahabatan, muhibbah dan perdamaian di dunia”. 31 buah kata ini (kalau dalam bahasa Inggeris) perlu diingat kalau ditanya, “Rotary Club itu apa?”

BENDERA RESMI ROTARY

Pada Rotary International Convention 1929 di Dallas-Texas, secara formal disetujui sebuah bendera resmi. Bendera Rotary terdiri dari sebidang putih dengan ditengah-tengahnya terdapat logo resmi berbentuk roda gigi, yang dihiasi warna emas (gold). Ke-empat sektor yang mendangkal pada pinggiran roda Rotary, bewarna royal blue. Kata kata “Rotary” dan “International” tercantum diatas dan dibawah dalam pinggiran yang mendangkal lingkaran roda.

Ini juga bewarna emas. Lobang poros ditengahnya dan alur pasak, berwarna putih. Konon kabarnya, bendera resmi Rotary dikibarkan untuk pertama kali di Kansas City, Missouri, pada bulan Januari 1915. Di tahun 1922 sebuah bendera kecil Rotary dibawa ke Kutub Selatan oleh Laksamana Richard Byrd, seorang anggota dari Rotary Club Winchester, Virginia. Empat tahun kemudian, laksamana tersebut membawa sebuah bendera Rotary dalam ekspedisinya ke Kutub Utara.

Di beberapa Rotary Club bendera resmi Rotary dijadikan banner yang dipampangkan pada setiap pertemuan Club. Dalam hal seperti ini tidak ada salahnya untuk mencantumkan “Rotary Club” di atas simbol roda dan nama kota, negara bagian atau negaranya dicantumkan dibawahnya. Bendera Rotary selalu ditampilkan secara menonjol di World Headquarters dan di semua Convention dan event-event resmi dari Rotary International.

LAMBANG RODA ROTARY

Sejak permulaan gambar roda telah menjadi lambang Rotary. Desain pertama dibuat oleh Anggota Rotary Montague Bear, seorang engraver, anggota Rotary Club Chicago, yang melukiskan sebuah roda sederhana, dengan beberapa garis untuk memperlihatkan debu dan gerakan. Menurutnya roda itu menggambarkan “Peradaban dan Gerakan.” Banyak club-club yang didirikan di zaman permulaan itu, mencantumkan semacam roda pedati pada publikasi dan kop surat mereka.

Akhirnya, pada tahun 1922, diputuskan bahwa semua Rotary Club haruslah menggunakan satu desain saja, sebagai lambang eksklusif dari Anggota Rotary. Maka pada tahun 1923, roda gigi yang sekarang, dengan 24 gigi dan enam ruji diterima oleh “Rotary International Association” sebagai lambang resmi. Sekelompok ahli teknik, menasehati bahwa roda gigi seperti digambarkan waktu itu, secara mekanis tidaklah benar dan tidak akan berfungsi tanpa “alur pasak” ditengah roda gigi, yang bisa melekat pada suatu poros tenaga. Begitulah pada tahun 1923 alur pasaknya ditambahkan dan desain seperti kita kenal sekarang, formil disetujui sebagai lambang Rotary International.

SECRETARIAT

Banyak Anggota Rotary menganggap bahwa Secretariat cuma nama lain untuk RI World Headquarters di Evanston, Illinois, USA. Sebenarnya, lebih dari itu. Walaupun mencakup World Head Quarters, Secretariat juga mencakup lebih dari 600 karyawan, yang membuat Rotary International berjalan lancar dan efektip. Secretariat menggambarkan semua kegiatan operasional dari General Secretary dan staff-nya. Dibawah Secretariat juga termasuk seluruh staff dari tujuh kantor perwakilan international RI (dahulu disebut service centers) di sekeliling dunia, begitu juga semua staff yang diperbantukan pada The Rotary Foundation. Tujuan satu satunya adalah melayani club, district dan petinggi administratip dari Rotary International dan The Rotary Foundation.

RI World Headquarters, yang berada dalam gedung yang dinamakan One Rotary Center di Evanston, adalah markas besar dari Secretariat.

BEBERAPA PERISTIWA PERTAMA ROTARY

1.      Pertemuan Rotary Club yang pertama adalah di Chicago, Illinois, pada tanggal 23 Pebruari, 1905.

2.      Lunch meeting mingguan pertama adalah di Oakland, California, yang dicharter pada tahun 1909.

3.      Rotary Convention yang pertama adalah di Chicago tahun 1910

4.      Rotary Club yang pertama dicharter di luar Amerika Serikat adalah di Winnipeg, Manitoba, Canada, pada tahun 1910.

5.      Rotary Club yang pertama di luar Amerika Utara dicharter di Dublin, Irlandia, pada tahun 1911.

6.      Rotary Club yang pertama dinegara yang tidak menggunakan bahasa Inggris adalah di Havana, Cuba, pada tahun 1916.

7.      Rotary Club yang pertama di Amerika Selatan dicharter di Montevideo, Uruguay, pada tahun 1918.

8.      Rotary Club yang pertama di Asia yang dicharter adalah di Manila, Philippina, pada tahun 1919.

9.      Rotary Club yang pertama di Afrika dicharter di Johannesburg, Afrika Selatan, pada tahun 1921.

10.  Rotary Club yang pertama di Australia dicharter di Melbourne pada tahun 1921.

TUJUAN ROTARY – OBJECT OF ROTARY

Di beberapa wilayah di dunia, pertemuan mingguan Rotary Club diawali dengan semua anggota berdiri sambil mengucapkan the Object of Rotary. Pengucapan ini, yang berasal dari Anggaran Dasar Rotary, sering terlihat pada suatu piagam pada dinding kantor dari seorang Anggota Rotary.

Tujuan Rotary adalah “untuk mendorong dan memupuk cita cita pelayanan sebagai dasar dari usaha yang bermartabat”. Kemudian tujuan ini mengkhususkan empat bidang, dimana ”cita-cita melayani” dipupuk, melalui: perkembangan persahabatan sebagai kesempatan untuk melayani; peningkatan standar etika yang tinggi di bidang bisnis dan profesi; penerapan layanan dalam kehidupan pribadi, bisnis dan kehidupan bermasyarakat; dan peningkatan pengertian antar bangsa, muhibbah (goodwill) dan perdamaian.

Tujuan Rotary tidak selalu di utarakan demikian. Konstitusi asli dari tahun 1906 mempunyai tiga tujuan: peningkatan kepentingan bisnis, perkembangan persahabatan yang baik, dan mengutamakan sebaik-baiknya kepentingan masyarakat. Di tahun 1910, Rotary mempunyai lima tujuan, sejalan dengan makin ditingkatkannya upaya untuk memperluas Rotary. Pada tahun 1915 ada enam tujuan Rotary. Di tahun 1918, tujuan ditulis ulang dan berkurang menjadi empat. Empat tahun kemudian, menjadi enam kembali dan di revisi lagi pada tahun 1927.

Akhirnya, di Convention yang diselenggarakan di Mexico City pada tahun 1935, keenam tujuan itu dirumuskan kembali dan berkurang menjadi empat. Perubahan penting yang terakhir terjadi pada tahun 1951, ketika tujuan tersebut dirampingkan dan menjadi satu tujuan tunggal dengan empat bagian.

MOTTO-MOTTO ROTARY

Motto pertama dari Rotary International, He Profits Most Who Serves Best (Untung Terbanyak karena Pelayanan Terbaik), disetujui pada Rotary Convention yang kedua, yang diselenggarakan di Portland, Oregon, pada bulan Agustus 1911. Mula-mula kalimat ini diucapkan oleh seorang anggota Rotary Club Chicago, Art Sheldon dalam pidatonya di tahun 1910, yang memuat ucapan “Yang beruntung banyak adalah dia yang melayani kerabatnya dengan terbaik.” Kira kira bersamaan, Ben Collins, president dari Rotary Club Minneapolis, Minnesota, berkomentar bahwa cara tepat untuk membentuk sebuah Rotary Club adalah prinsip-prinsip yang dipakai oleh Clubnya—“Service, Not Self” (Pelayanan, Bukan Diri Sendiri). Kedua slogan itu, setelah dimodifikasi sedikit, pada Convention tahun 1950 di Detroit, disetujui secara formal untuk dijadikan motto Rotary – “He Profits Most Who Serves Best” dan “Service Above Self”. Council on Legislation 1989, memantapkan “Service Above Self” sebagai motto utama dari Rotary, karena motto tersebut paling tepat menjelaskan falsafah pelayanan sukarela, yang tidak mementingkan

diri sendiri.

ATTENDANCE 100 PERSEN

Kehadiran yang teratur adalah essensial bagi sebuah Rotary Club yang kuat dan aktif. Penekanan pada kehadiran bisa dilacak sampai ke tahun 1922 ketika Rotary International mengumumkan suatu kontes kehadiran sedunia. Ini telah memotivasi ribuan Anggota Rotary untuk mencapai kadar hadir 100 persen dari tahun ke tahun. Banyak Anggota Rotary merasa bangga kalau mereka bisa mempertahankan kadar hadir 100 persen didalam club mereka sendiri atau dengan make-up pada pertemuan di club lain.

Walaupun Anggaran Rumah Tangga Rotary cuma mensyaratkan kehadirian senayak 60 persen dari jumlah semua pertemuan, di beberapa club timbul kebiasaan menganggap kadar hadir 100 persen sebagai sesuatu yang amat didambakan. Rotary menekankan kehadiran yang teratur, karena setiap anggota mewakili bisnis atau profesinya masing masing dan oleh karena itu ketidak hadiran anggota manapun akan mengurangi nilai dari keanggotaan club yang beragam dan mengurangi persahabatan pribadi dengan anggota-anggota lain.

Club Directors dapat menentukan alasan-alasan yang wajar yang dapat memaafkan ketidakhadiran. Dari waktu ke waktu, ada saja usul supaya didalam berbagai hal  ketidakhadiran dibolehkan atau persyaratan minimum diturunkan. Namun usul usul seperti itu tak pernah diterima oleh Council on Legislation.

Pada tahun 2001, Council menyetujui pembentukan club-club Rotary model baru, sebagai pilot project, sampai sebanyak 200 club, yang bisa lebih responsif terhadap kebutuhan-kebutuhan kawula professional muda. Club-club model baru itu diperbolehkan beroperasi diluar Standard Rotary Club Constitution and ByLaws. Banyak diantara club-club baru ini mengubah frekwensi pertemuan mereka dan melunakkan persyaratan kehadiran. Jika pilot clubs itu bisa terbukti sukses, maka Council on Legislation 2004 dapat mengambil kebijaksanaan untuk membuat inovasi-inovasi seperti ini menjadi permanen. (Tidak terjadi – Tjoet R.)

THE FOUR WAY TEST (4 BATU UJIAN)

Salah satu pernyataan etika bisnis yang paling banyak dicetak dan dikutip di dunia adalah The 4- Way Test dari Rotary. Ini diciptakan oleh anggota Rotary Herbert J. Taylor pada tahun 1932, ketika ia diminta untuk mengambil alih pimpinan Club Aluminium Company di Chicago yang menghadapi kebangkrutan. Taylor pun mencari jalan untuk menyelamatkan perusahaan yang susah-payah itu, yang karena depressi ekonomi telah terperosok dalam kesulitan keuangan. Ia menyusun suatu kode etik yang terdiri dari 24 kata (dalam bahasa Inggerisnya) untuk dipatuhi oleh karyawannya dalam kehidupan bisnis dan profesional mereka. Empat Batu Ujian itu menjadi pedoman untuk penjualan, produksi, periklanan dan semua hubungan-hubungan dengan dealer dan pelanggan mereka. Dianggap bahwa kelangsungan hidup perusahaan tersebut, adalah berkat filosofi yang sederhana tu.

Herb Taylor menjadi Presiden Rotary International selama 1954-55. The 4-Way Test ini diambil alih oleh Rotary pada tahun 1943 dan telah diterjemahkan dalam 100 bahasa lebih dan diterbitkan dengan beribu cara.

Empat batu ujian ini, seyogianya dipahami dan dipatuhi oleh semua Anggota Rotary. “Dalam semua hal yang kita pikirkan, katakan atau lakukan: 1. BENARKAH ITU? 2. APAKAH itu FAIR bagi semua pihak yang terkait? 3. AKANKAH itu meningkatkan MUHIBBAH dan PERSAHABATAN? 4. AKANKAH BERMANFAAT bagi semua pihak yang terkait?”

PAUL HARRIS- PERTAMA TETAPI BUKAN PERTAMA

Apakah Paul Harris president pertama dari suatu Rotary Club? Tidak. Apakah Paul Harris president pertama Rotary International? Ya. Ada cara mudah untuk menjelaskan yang rupanya kontradiksi ini. Walaupun Paul Harris pada tahun 1905 mendirikan dan mengelola Rotary Club yang pertama di Chicago, tetapi yang dipilih sebagai president pertama adalah seorang diantara pendiri lainnya, yaitu Silvester Schiele. Hingga tahun 1910 terdapat 16 Rotary Club, yang terikat dalam satu organisasi yang dinamakan the National Association of Rotary Clubs. Dua tahun kemudian nama tersebut dirubah menjadi the International Association of Rotary Clubs, berhubung Rotary sudah diorganisir di Winnipeg, Canada, dan kemudian di Inggeris, Irlandia dan Skotlandia. Pada tahun 1922 nama tersebut disingkatkan menjadi Rotary International.

Ketika organisasi pertama dari club club Rotary dibentuk pada tahun 1910, Paul Harris dipilih sebagai president pertama. Dia menduduki jabatan ini selama dua tahun, dari tahun 1910 sampai tahun 1912. Dengan begini maka, pencetus gagasan Rotary itu, yang menolak menjadi president dari Club pertama, telah menjadi president pertama dari organisasi sedunia, Rotary International.

NAMA ATAU NAMA JULUKAN

Sejak hari-hari awal berdirinya Rotary, para anggota menyebut satu sama lain dengan nama depan mereka. Karena kenalan dan persahabatan pribadi, adalah sokoguru Rotary, maka wajar-wajar saja, bahwa banyak Club memiliki kebiasaan mengenyampingkan gelar-gelar formal dalam percakapan-percakapan di antara sesamanya. Orang orang yang sehari hari biasanya disapa dengan Doktor, Profesor, Nona, Bapak, Ibu, Paduka tetap saja dipanggil Joe, Bill, Mary, Karen, Charley atau Jerry oleh para anggota Rotary lain. Badge nama khas Rotary Club, biasanya mencantumkan nama depan itu.

Di beberapa daerah, seperti Eropah, anggota anggota Club menggunakan gaya yang lebih formal dalam menyapa rekan rekan anggota. Di bagian lain dari dunia, terutama di Negara negara Asia, telah berkembang kebiasaan memberikan nama julukan yang lucu lucu kepada setiap anggota Rotary yang baru, yang ada kaitannya dengan kepribadian seseorang atau yang menggambarkan bisnis atau profesi anggota tersebut. Seorang anggota yang nama julukannya “Oksigen” adalah pemilik pabrik gas, “Bangunan” adalah untuk kontraktor. “Kertas” untuk pengecer alat alat tulis atau perkantoran. Anggota anggota lain mungkin mempunyai julukan seperti “Otot”, “Peluit Kabut” atau “Senyuman” yang mengarisbawahi segi-segi fisik mereka.

Julukan itu seringkali merupakan sumber guyon dan persahabatan yang menyenangkan. Tetapi apakah seorang anggota Rotary dipanggil dengan namanya atau nama julukannya, semangat persahabatan pribadi itulah yang membuka pintu kesempatan untuk semua pelayanan lainnya.

EMPAT JALUR PELAYANAN

Istilah “Empat Jalur Pelayanan” menunjuk pada ke-empat unsur dari the OBJECT of ROTARY:

Club Service, Vocational Service, Community Service, dan International Service.

Walaupun Empat Jalur Pelayanan tidak ditemukan secara resmi didalam Constitutional Documents dari RI (Anggaran Dasar & ART) konsep ini digunakan oleh banyak Anggota Rotary untuk menjelaskan bidang-bidang utama dari aktivitas Rotary.

1.      “Club Service” mencakup semua kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Rotary, untuk membuat club mereka berfungsi dengan sukses.

2.      “Vocational Service” menjelaskan mengenai peluang bagi setiap Anggota Rotary untuk menunjukkan kepada sesama anggota club, mengenai martabat dan kegunaan dari keahliannya, serta menunjukkan juga tanggung jawab dari club untuk melaksanakan projectproject dalam bidang yang berkaitan dengan keahlian itu, misalnya career planning, vocational training, dan mengembangkan standar etika yang tinggi di tempat kerja.

3.      “Community Service” menyinggung kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Rotary untuk meningkatkan taraf hidup dalam komunitas mereka. Ini seringkali mencakup bantuan kepada para remaja, orang lanjut usia, orang cacad dan lain lain, yang melihat Rotary sebagai sumber harapan untuk hidup yang lebih baik.

4.      Jalur ke empat “International Service” menggambarkan program dan kegiatan yang begitu banyak, yang dilakukan Rotary untuk meningkatkan pengertian internasional, muhibah dan perdamaian. Proyek proyek Pelayanan Internasional di rancang untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan bagi rakyat di banyak negara.Bila seorang Anggota Rotary memahami dan menelusuri ke Empat Jalur Pelayanan itu, maka (Tujuan) the Object of Rotary akan memberikan makna yang lebih tinggi.

The ROTARIAN dan MEDIA ROTARY SEDUNIA

Setiap tahun bulan April ditetapkan sebagai Rotary’s Magazine Month, yang memberikan suatu kesempatan untuk mengenal dan meningkatkan kegemaran membaca dan menggunakan Majalah resmi RI The ROTARIAN, dan majalah-majalah regional lainnya, yang merupakan media Rotary sedunia.

The ROTARIAN sudah ada sejak tahun 1911 sebagai media komunikasi para Anggota Rotary untuk memajukan program-program dan Tujuan Rotary. Sasaran utamanya adalah untuk mendukung dan memperkenalkan program-progam kunci dari Rotary. Majalah ini juga menyebarluaskan informasi mengenai tema tahunan dan filosofi dari presiden Rotary International, pertemuan-pertemuan penting dan kegiatan-kegiatan yang dititikberatkan pada beberapa “bulan resmi” dalam tanggalan Rotary.

The ROTARIAN merupakan forum dimana topik-topik yang berkaitan dengan Rotary maupun yang bersifat umum, dapat digelar. Majalah ini dianggap sebagai sumber informasi dan ide-ide yang baik sekali untuk program-program Rotary Club Meeting dan District Conference. Banyak artikel-artikel memajukan persahabatan internasional, muhibah, dan pengertian internasional. Pembaca tetap, biasanya akan mengetahui lebih banyak mengenai kegiatan Rotary dan akan lebih mengerti bagaimana setiap Anggota Rotary di dunia bisa lebih dilibatkan dalam keempat Jalur Pelayanan.

Disamping the ROTARIAN, media Rotary sedunia terdiri dari 29 majalah regional yang dicetak dalam 21 bahasa, yang oplah keseluruhannya mencapai hampir setengah juta. Walaupun masing masing publikasi mempunyai gaya dan isi yang khas, semuanya menyediakan informasi yang upto- date bagi para Anggota Rotary dan bacaan yang enak di bulan April – dan sepanjang tahun.

TANGGUNG JAWAB INTERNASIONAL SEORANG ANGGOTA ROTARY

Sebagai suatu organisasi internasional, Rotary memberikan kepada setiap anggota peluang dan tanggung jawab yang unik. Walaupun tanggung jawab pertama dari setiap Anggota Rotary adalah kewarganegaraannya, keanggotaannya di dalam Rotary memungkinkannya menganut pandangan yang agak berbeda mengenai masaalah-masaalah internasional. Pada awal 1950an, diterima suatu falsafah Rotary, yang menjelaskan bagaimana seorang Anggota Rotary bisa berfikir secara global. Beginilah bunyinya falsafah itu:

“Seorang Anggota Rotary* yang berfikiran global (world-minded):

  • · mempunyai pandangan yang melampaui patriotisme nasional, dan menganggap dirinya ikut bertanggung jawab juga atas peningkatan pengertian internasional, muhibbah dan perdamaian dunia.
  • · melawan setiap kecenderungan bertindak atas dasar superioritas nasional ataupun rasial.
  • · mencari dan mengembangkan persamaan dasar, untuk mencapai kemufakatan dengan bangsa-bangsa lain.
  • · membela hukum dan ketertiban, untuk menlestarikan kebebasan individu, sehingga mereka bisa menikmati kebebasan berfikir, berbicara dan berkumpul, dan bebas dari pengejaran, agresi, kekurangan dan ketakutan.
  • · mendukung usaha untuk meningkatkan standar hidup bagi semua rakyat; karena kita menyadari bahwa kemiskinan dimana saja akan membahayakan kemakmuran dimana-mana.
  • · menjunjung tinggi keadilan bagi umat manusia.
  • · selalu berjuang untuk meningkatkan perdamaian antar bangsa dan sedia berkorban, demi tercapainya cita cita tersebut.
  • · mendorong dan melakukan usaha memahami keyakinan orang lain sebagai langkah ke arah muhibbah internasional, karena pengakuan adanya dasar moral dan standar spiritual tertentu, yang akan menjamin kehidupan yang lebih penuh dan berarti.

Sungguh suatu hal yang luar biasa bagi setiap Anggota Rotary untuk di amalkan baik dalam pikiran maupun dalam tindakan!

“ Sewaktu falsafah ini diperkenalkan, Rotary masih suatu organisasi pria. Sekarang penjelasan mengenai berfikir global tentulah mencakup juga anggota wanita.

KONSTITUSI (ANGGARAN DASAR) STANDAR ROTARY CLUB

Rotary International berada di 163 negara dan menerobos puluhan bahasa, struktur-struktur sosial, adat istiadat, agama dan tradisi. Bagaimana bisa, lebih dari 31,000 Rotary Club di dunia beroperasi dengan gaya yang nyaris sama? Jawaban utamanya, adalah Standard Rotary Club Constitution (Anggaran Dasar Rotary Club yang dibakukan).

Salah satu syarat untuk di-charter sebagai suatu Rotary Club, adalah menerima Standard Rotary Club Constitution, yang untuk pertama kalinya disyaratkan pada tahun 1922. Perangkat ini menguraikan dalam garis besar ketentuan-ketentuan teknis administratip yang harus diikuti oleh sesuatu Rotary club dalam penyelengaraan pertemuan mingguan, prosedur-prosedur keanggotaan dan klasifikasi, ketentuan mengenai attendance, pembayaran dues dan kebijaksanaankebijaksanaan lainnya, yang berkaitan dengan isue-isue dalam masyarakat dan keberfihakan politik.

Ketika Standard Rotary Club Constitution disepakati, juga disetujui bahwa club-club yang sudah ada sebelumnya, boleh berjalan terus dengan AD mereka yang berlaku saat itu. Sekalipun banyak club-club sebelumnya, akhirnya menerima konstitusi Standar tersebut, beberapa club pra 1922 masih menjalankan urusan mereka sesuai ketentuan-ketentuan dalam AD mereka yang dahulu.

SPONSOR DARI SEORANG ANGGOTA BARU

Anggaran rumah tangga Rotary secara jelas menguraikan dengan jelas prosedur bagaimana mengusulkan seseorang menjadi anggota Rotary Club. “Pengusul” atau sponsorlah yang memegang kunci pertumbuhan dan perkembangan Rotary. Tanpa sponsor, seseorang tidak akan pernah mempunyai peluang menjadi Anggota Rotary. Seseorang harus diundang untuk bergabung dengan Rotary; maka itu, setiap anggota Rotary bertanggung jawab untuk menemukan dan mengundang calon-calon anggota.

Tugas sponsor tidak saja sekedar mengajukan sebuah nama kepada Club Secretary atau Membership Committee. Rotary tidak menetapkan tanggung jawab formal bagi para sponsor, tetapi banyak club, menganjurkan prosedur yang dibawah ini.

Seorang sponsor harus:

1.      Mengundang calon anggota ke beberapa pertemuan sebelum mengusulkannya sebagai anggota.

2.      Mendampingi calon anggota ke satu atau beberapa pertemuan orientasi / informatip.

3.      Memperkenalkan anggota baru kepada semua anggota club yang lain setiap minggu dalam bulan pertama.

4.      Menganjurkan anggota baru melibatkan diri dalam proyek pelayanan apapun yang sedang dilaksanakan oleh club.

5.      Mengundang anggota baru untuk hadir pada pertemuan Interact atau Rotaract yang di sponsori oleh club.

6.      Memberikan kesempatan kepada anggota baru untuk terlibat dalam program internasional, seperti Group Study Exchange atau Youth Exchange.

7.      Mengajak anggota baru untuk hadir bersama-sama dalam pertemuan club lain, sebagai make-up yang pertama untuk mengetahui proses dan mengamati semangat persahabatan.

8.      Mengajak anggota baru dan spouse untuk menemani sponsor ke kegiatan kegiatan sosial, makan malam, atau acara-acara khusus lainnya, yang diselenggarakan oleh club.

9.      Mendorong anggota baru dan spouse untuk bersama-sama hadir di district conference (muktamar).

10.  Menjadi seorang teman yang istimewa, untuk memastikan bahwa anggota baru itu menjadi Anggota Rotary yang aktif.

Kalau seorang anggota baru menjadi terlibat dan terikat, baik Rotary maupun anggota baru itu, akan menjadi lebih kuat.

WANITA DALAM ROTARY

Sampai tahun 1989, Konstitusi dan Anggaran Rumah Tangga Rotary International menyatakan bahwa keanggotaan Rotary Club hanya untuk kaum pria. Pada tahun 1978 Rotary Club Duarte, California, mengundang tiga wanita untuk menjadi anggota. RI Board mencabut charter dari Club tersebut karena melanggar Konstitusi Rotary International. Club tersebut menggugat Rotary International dengan tuntutan RI telah melanggar undang-undang hak azasi sipil negara bagian, yang mencegah adanya diskriminasi dalam bentuk apa pun dalam persarikatan business ataupun akomodasi sipil. Pengadilan Banding dan Pengadilan Tinggi California mendukung posisi Duarte, bahwa Rotary tidak begitu saja boleh mencabut charter dari Club itu, hanya karena melantik wanita-wanita menjadi anggota. Pengadilan Tinggi Amerika Serikat mendukung pengadilan California, dengan menunjukkan bahwa Rotary Club sesungguhnya memiliki “tujuan bisnis” dan dalam beberapa hal merupakan organisasi sipil. Keputusan dalam tahun 1987 itu, membenarkan wanita untuk menjadi anggota Rotary dalam yurisdiksi manapun yang memiliki hokum “akomodasi sipil ” yang serupa.

Perubahan konstitusi Rotary International disahkah pada Council on Legislation tahun 1989 (di Singapura), yang melalui pemungutan suara menghilangkan ketentuan “hanya untuk kamu pria”.

Semenjak itu wanita telah menjadi anggota dan pimpinan, dalam club club dan district Rotary diseluruh dunia.

MARKAS BESAR DUNIA ROTARY INTERNATIONAL

Headquarters dari Rotary International selamanya berada di daerah Chicago, Illinois, USA. Tujuh kantor secretariat yang pertama berada di pusat kota Chicago itu sendiri, tetapi pada tahun 1954 Rotary mendirikan sebuah gedung baru yang menarik di kota satelit dari Chicago, yaitu Evanston.

Gedung ini menampung kebutuhan-kebutuhan Sekretariat hingga tahun 1980-an, di saat mana penambahan program-program baru, pertumbuhan the Rotary Foundation dan kegiatan PolioPlus yang baru, membuat gedung tersebut sangat penuh sesat, sehingga terpaksa beberapa anggota staf ditempatkan di ruang-ruang perkantoran tambahan yang tidak jauh dari situ.

Ketika pada tahun 1987 tersedia suatu gedung modern berlantai 18 di pusat kota Evanston, kelihatannya gedung itu bisa memenuhi semua keperluan ruangan dan perluasan Rotary untuk bertahun-tahun kedepan. Bangunan kaca dan baja itu, yang didirikan tahun 1977, memberikan sebanyak 400.000 kaki persegi (37.160 meter persegi) ruang perkantoran dan ruang ruang berguna lainnya. Bangunan itu dibeli oleh Rotary International, yang menyewakan hampir setengahnya kepada para penyewa komersial, sampai kelak dibutuhkan untuk pertumbuhan Rotary di masa mendatang.

Bangunan itu memiliki sebuah auditorium berkapasitas 190 tempat duduk, garasi parkir yang luas dan kafetaria untuk 300 orang, dan ruang perkantoran fungsional bagi 500 karyawan dari World Headquarters. Executive Suite yang berada di lantai 18, terdiri dari ruang pertemuan untuk RI Board of Directors, Rotary Foundation Trustees, RI dan Foundation Committees, disamping kantor dari RI President, president-elect, president-nominee, chairman Rotary Foundation Trustees, dan general secretary. One Rotary Center, begitulah sebutannya, meningkatkan kinerja Rotary International.

BANYAK LAGI PERISTIWA PERTAMA ROTARY

1.      Rotary membentuk Endowment Fund (Dana Amal) pada tahun 1917, yang menjadi pendahulu dari The Rotary Foundation.

2.      Rotary pertama kali menggunakan nama “Rotary International” pada tahun 1922 ketika nama itu diubah dari The International Association of Rotary Clubs.

3.      Pada tahun 1957 Rotary pertama kali memperkenalkan Paul Harris Fellow Recognition, bagi mereka yang menyumbang $1,000 kepada the Rotary Foundation.

4.      Lambang Rotary pertama kali dicetak atas sebuah perangko peringatan di tahun 1931 pada waktu Viena Convention.

5.      Rotary Club banner yang pertama (dari RC Houston Space Center) yang melingkari bulan dibawa oleh austronot Frank Borman, seorang anggota dari club tersebut.

6.      Rotary Convention yang pertama diluar Amerika Serikat adalah di Edinburgh, Scotland, pada tahun 1921

7.      Kepala negara pertama yang menyampaikan pidatonya pada sebuah Rotary Convention adalah Presiden A.S. Warren G Harding pada tahun 1923 di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

KAMAR 711 – TEMPAT LAHIR ROTARY

Bagi Rotary angka 711 sangat signifikan. Karena kamar 711 di Gedung Unity lama, yang dahulu terletak di 127 North Dearborn Street pusat kota Chicago, Illinois, USA adalah tempat kelahiran Rotary. Di kamar yang bersejarah itu, yang merupakan kantornya engineer Gus Loehr, Paul Harris untuk pertama kalinya bertemu dengan beberapa teman untuk membicarakan idenya yang baru mengenai suatu club bagi para profesional dan pengusaha.

Untuk melestarikan kamar ini dan mengembalikan keotentikannya seperti keadaannya pada tahun 1905 telah membutuhkan pengkajian bertahun tahun dan dedikasi yang tinggi dari beberapa Anggota Rotary di Chicago. Bertahun tahun lamanya Kamar 711 dilestarikan sebagai museum mini Rotary oleh para Anggota Rotary diseluruh dunia yang suka rela menjadi anggota dan menyumbang setiap tahun pada Paul Harris Club 711. Dana yang diperoleh digunakan untuk sewa, pemeliharaan dan pelestarian Kamar 711. Di tahun 1989, ketika Unity Building akan dirobohkan, anggota dari Club 711 dengan seksama menanggalkan semua yang berada dalam kamar bersejarah itu dan memasukkannya kedalam tempat penyimpanan. Disitulah benda benda itu berada sampai tahun 1994 ketika Kamar 711 dipasang kembali di RI World Headquarters di Evanston dan dengan demikian menemukan rumah yang tetap dimana benda benda pusaka Rotary dilestarikan.

WORLD UNDERSTANDING MONTH

Dalam kalendar Rotary, bulan Pebruari ditetapkan sebagai Bulan Pengertian Dunia. Pada bulan ini dirayakan juga hari ulang tahun pertemuan pertama Rotary pada tanggal 23 Pebruari, 1905, yang kini ditetapkan sebagai World Understanding and Peace Day (Hari Pengertian dan Perdamaian Dunia).

Dalam mentaati Bulan Pengertian Dunia, Rotary International Board meminta semua Rotary Club merencanakan program program khusus untuk pertemuan pertemuan mereka di bulan itu dan melaksanakan kegiatan kegiatan yang khusus menekankan bahwa “pengertian dan muhibbah (goodwill) adalah esensial bagi perdamaian dunia.”

Di bulan Februari banyak Club mengundang pembicara dari lingkungan internasional dan mengundang Youth Exchange students dan international scholars dari sekolah sekolah dan universitas universitas sebagai tamu dalam pertemuan Club, merencanakan program program yang menampilkan mantan anggota tim Group Study Exchange, menyelenggarakan diskusi mengenai isyu isyu internasional, menyajikan hiburan hiburan dengan tema budaya atau seni internasional atau menjadwalkan program program lain yang bernuansa internasional.

Banyak Club menggunakan kesempatan ini untuk meluncurkan kegiatan community service international atau meletakkan hubungan dengan sebuah Rotary Club di negara lain. Ini merupakan bulan yang baik untuk memprakarsai suatu Rotary Fellowship Exchange, atau mempromosikan dukungan bagi program program dari the Rotary Foundation.

Bulan Pengertian Dunia merupakan kesempatan bagi setiap Club untuk berhenti sejenak, merencanakan dan mempromosikan muhibbah, perdamaian, dan pengertian di antara bangsa bangsa sedunia, sesuatu yang dikejar oleh Rotary tanpa henti hentinya.

CLASSIFICATION PRINCIPLE = PRINSIP KLASIFIKASI

Pokoknya semua keanggotaan di Rotary berdasarkan “klasifikasi”. Pada dasarnya suatu klasifikasi menggambarkan layanan yang khas dan terpandang oleh Anggota Rotary yang bersangkutan kepada masyarakat, dalam usaha atau professinya, Prinsip klasifikasi Rotary agaknya lebih spesifik dan seksama. Dalam menentukan klasifikasi seseorang anggota Rotary, perlu diperhatikan “yang pokok dan terpandang, dari kegiatan profesionalnya didalam firma, perusahaan atau lembaga” dimana ia bekerja atau kegiatan pokok dan terpandang dari badan usahanya, ataupun professinya.

Haruslah dipahami secara jelas bahwa klasifikasi ditentukan oleh kegiatan atau layanan kepada masyarakat, bukan oleh kedudukan yang dipegangnya. Dengan kata lain, jika seseorang adalah presiden dari sebuah bank, ia tidak diklasifikasi sebagai “bank president”, tetapi dimasukkan dibawah klasifikasi “banking – perbankan”.

Classification principle juga memungkinkan pembagian kegiatan bisnis dan industri menurut fungsinya, seperti manufacturing, distributing, retailing, dan servicing. Classification bisa juga diterapkan untuk divisi divisi yang khas dan berdiri sendiri, dari suatu perusahaan besar ataupun universitas, yang terdapat di wilayah Club, seperti sebuah perguruan tinggi bisnis atau perguruan tinggi teknik.

Prinsip klasifikasi merupakan konsep penting untuk menjamin bahwa masing masing Rotary Club mencerminkan cross section dari layanan perusahaan dan profesi, yang terdapat dalam masyarakatnya.

TUKAR MENUKAR BANNER CLUB

Salah satu tradisi yang meriah pada banyak Rotary Club adalah tukar menukar banner, bendera bendera atau panji panji kecil. Anggota Rotary yang bepergian ke tempat jauh, sering membawa banner untuk dipertukarkan di pertemuan make-up sebagai tanda persahabatan. Banyak Club menggunakan banner banner yang mereka terima, sebagai dekorasi yang menarik di pertemuan club mereka dan di acara acara district.

Sejak tahun 1959 Board dari Rotary International mengakui bahwa tukar menukar banner sudah semakin populer dan menyarankan agar Club Club yang melakukannya benar benar menentukan bahwa desain dari banner mereka merupakan ciri khas dari club mereka dan mencerminkan masyarakat dan negara di mana Club itu berada. Disarankan pula agar banner banner itu mempunyai gambar, slogan atau desain yang menunjukkan area teritorial dari Club tersebut.

Board juga mensadari beban biaya bagi beberapa Club yang ditimbulkan oleh kegiatan itu, terutama sekali di daerah daerah yang populer di mana banyak pengunjung yang berdatangan untuk make-up dengan meminta banner. Dalam semua keadaan seperti ini, Club-Club diperingati untuk bersikap bijaksana dan tidak berlebihan dalam kegiatan tukar menukar banner, agar tuntutan keuangannya tidak mengganggu kegiatan kegiatan pokok dari Club tersebut.

Tukar menukar banner adalah suatu kebiasaan yang menyenangkan, terutama sekali apabila bannernya kreatip dan artistik yang mengandung cerita yang menarik yang menjadi kebanggaan masyarakat sekitar club mereka. Tukar menukar banner adalah suatu tradisi yang bermakna dari Rotary dan merupakan suatu simbol nyata dari persahabatan internasional kita.

PERATURAN TENTANG KETIDAK HADIRAN

Anggaran Dasar baku dari sesuatu Rotary Club merinci tiga ketentuan dimana seorang Anggota Rotary secara otomatis kehilangan keanggotaannya karena tidak hadir dalam pertemuan club. Kondisi kondisi tersebut adalah: selama empat kali berturut turut tidak hadir dalam pertemuan club atau make-up, setiap 6 bulan tidak mengikuti 60 persen dari semua pertemuan atau make-up dan setiap 6 bulan tidak menghadiri sekurang kurangnya 30 persen dari pertemuan di club sendiri. Seorang anggota akan kehilangan keanggotaannya di Rotary Club apabila terkena salah satu dari ketiga ketentuan tersebut, kecuali kalau Board of Directors dari Club sudah menyetujui sebelumnya ketidakhadirannya, karena alasan yang kuat dan dapat diterima.

Apabila seorang anggota tidak hadir dalam empat pertemuan berturut turut, Board akan memberitahukan padanya, bahwa ketidak hadirannya dapat dianggap sebagai suatu permintaan untuk memutuskan keanggotaannya dari club. Sesudah itu, Board dengan suara terbanyak dapat memutuskan keanggotaannya.

Bagi beberapa orang, peraturan ini bisa dianggap luar biasa kaku. Namun, kewajiban hadir di pertemuan club adalah salah satu dari kewajiban pokok yang diterima seorang anggota pada waktu dia bergabung di Rotary Club. Peraturan dalam Anggaran Dasar, hanya menekankan bahwa Rotary adalah suatu organisasi yang partisipatif, dimana kehadiran yang teratur dihargai tinggi. Apabila seorang anggota absen, keseluruhan club kehilangan hubungan pribadi dengan anggota tersebut. Kehadiran di pertemuan club dianggap bagian vital dalam menjalankan club dan menentukan suksesnya setiap Rotary Club.

BERBAGI ROTARY DENGAN ANGGOTA BARU

Tanggungjawab atau kewajiban apakah yang oleh kebanyakan anggota lalai dilakukan?

Membayar iuran? Menghadiri pertemuan? Menyumbang untuk dana club? Partisipasi dalam

acara atau proyek club? Bukan – tidak satupun dari itu semua!

Dari semua kewajiban yang diterimanya, ketika ia bergabung dengan sebuah Rotary Club,

kebanyakan Anggota Rotary lalai melakukan “Berbagi Rotary” (Sharing Rotary). Rotary

International jelas menempatkan dirinya, bahwa setiap Anggota Rotary mempunyai “kewajiban

untuk berbagi Rotary dengan orang lain dan membantu perkembangan Rotary, dengan

mengusulkan, kedalam keanggotaan Rotary Club orang orang yang memenuhi syarat”.

Diperkirakan bahwa diantara anggota dari kebanyakan Rotary Club, kurang dari 30 persen pernah

berupaya mengusulkan anggota baru. Jadi, didalam setiap club, banyak sekali Anggota Rotary

yang jarang berbagi dengan orang lain, tentang pengalaman mereka yang positif, sebagai anggota

Rotary.

Konstitusi Rotary International sehubungan dengan keanggotaan club menyatakan: “Setiap club

seharusnya mempunyai keanggotaan yang seimbang, yang tidak didominasi oleh salah satu usaha

atau professi”. Hanya dengan menoleh sekilas saja di buku tilpon atau Directory Kamar Dagang

setempat, kita sudah mensadari, bahwa kebanyakan club belum mengundang untuk bergabung

dalam Rotary, mereka yang memenuhi syarat dari semua bidang usaha dan profesi,. Salah satu

prinsip dasar dari Rotary adalah perwakilan yang adil dan wajar dari semua bidang profesi dan

usaha dalam masyarakat diwilayahnya. Agar tetap relevan, Rotary Club harus memasukkan

semua profesi dan usaha yang ada di komunitasnya.

Hanya seorang Anggota Rotary bisa mengusulkan seorang pelanggan, tetangga, klien, pemasok,

eksekutif, kerabat, teman usaha, orang berprofesi, atau orang lain yang memenuhi syarat, untuk

bergabung dalam Rotary Club. Apakah anda sudah menerima kewajiban anda untuk berbagi

Rotary? Prosedurenya sederhana saja, dan setiap orang mesti kenal sedikitnya satu orang yang

seharusnya menjadi Anggota Rotary.

TOLERANSI TERHADAP PERBEDAAN***

Adakalanya timbul godaan untuk mengeritik hukum, adat istiadat dan tradisi dari negara lain, yang

mungkin tampaknya aneh atau bertentangan dengan apa yang ada di negara kita sendiri. Dalam

beberapa hal, praktek praktek atau adat istiadat yang ilegal pada suatu bangsa, justru sah sah saja

di negara lain.

Para Anggota Rotary sebagai anggota dari suatu organisasi internasional yang bertujuan

meningkatkan pengertian dan perdamaian dunia, sepantasnyalah mengekang diri dalam menilai

rekan Rotary dan warga negara lain, bilamana perilaku mereka kelihatan aneh baginya. Ada

kebijakan Rotary yang dikeluarkan lebih dari setengah abad yang lalu, yang berkaitan dengan

dilema hubungan internasional ini.

Pernyataan, yang disetujui pada tahun 1933, menyatakan bahwa kita mengakui adanya perilaku

dan adat istiadat yang legal dan dianggap biasa di beberapa negara, sedangkan di negara lain hal

hal yang demikian dianggap tidak sah dan tidak biasa; maka para anggota Rotary seharusnya

berpedoman pada peringatan tentang tenggang rasa ini:

“Para anggota Rotary di semua negara seyogianya mengakui fakta ini dan dengan penuh

pengertian menghindari untuk mengecam hukum dan adat istiadat di negara lain.” Kebijakan itu

juga untuk memperingatkan agar tidak ada “upaya dari pihak anggota Rotary dari satu negara

untuk mempengaruhi hukum dan adat istiadat dari negara lain.”

Selagi kita berjuang untuk memperkuat ikatan ikatan pengertian, muhibbah, dan persahabatan;

kebijakan kebijakan ini tetap merupakan nasehat dan pedoman yang baik.

PERTEMUAN MAKE-UP YANG TIDAK LAZIM ****

Siapakah anggota Rotary yang harus menempuh perjalanan terjauh untuk make-up? Anda benar

bila anda menjawab: ke 34 anggota dari Rotary Club Papeete, Tahiti, yang terletak di tengah

Samudera Pasifik, yang merupakan club yang letaknya terjauh dari club manapun.

Rotary Club yang paling selatan adalah Rotary Club Base Marambio-Antartica di Antartika.

Untuk mengunjungi club yang paling utara, anda harus melakukan perjalanan ke Rotary Club

Svalbard di pulai Svalbard jauh di utara daratan Norwegia.

Dikatakan, setiap jam setiap hari, ada pertemuan Rotary di salah satu lokasi di dunia. Jika anda

menghadiri satu meeting sehari, maka diperlukan 80 tahun untuk mengujungi keseluruh Rotary

Club yang ada di dunia, yang berjumlah 31.000 dan selama itu pula, pasti akan ada ribuan club

baru lagi yang harus didatangai.

VOCATIONAL SERVICE****

Vocational Service adalah Alur Pelayanan Kedua. Tidak ada aspek Rotary apapun, yang begitu

melekat pada setiap anggota, daripada komitmen pribadinya untuk mewakili keahlian atau usaha

mereka, diantara anggota Rotary, serta mencontohkan ciri-ciri martabat dan standar etika yang

tinggi dalam karya mereka. Program vocational service adalah yang berusaha memperbaiki

hubungan bisnis, sambil meningkatkan mutu ketrampilan, industri, perdagangan dan profesi.

Anggota Rotary memahami bahwa mereka setiap hari, memberikan sumbangan berharga pada

terciptanya masyarakat yang lebih baik, melalui usaha atau profesi mereka.

Vocational Service sering diwujudkan dengan menawarkan kepada kaula muda bimbingan karier,

informasi lapangan kerja dan panduan dalam memilih pekerjaan. Beberapa Club mensponsori

muktamar karier untuk siswa SMA. Banyak Club mengakui martabat sesuatu pekerjaan, dengan

memberikan penghormatan pada seseorang teladan, yang telah memperlihatkan pelayanannya

pada masyarakat. The 4-way Test dan lain lain falsafah terpuji mengenai etik dan business sering

dipromosikan, dikalangan kaula muda yang akan memasuki dunia kerja. Vocational Talks (diskusi

mengenai suatu bidang keahlian) dan diskusi mengenai isyu isyu bisnis, merupakan juga program

Vocational Service yang khas dikebanyakan Club.

Bagaimana pun caranya Vocational Service diungkapkan, ia merupakan panji Rotary yang oleh

para anggota Rotary digunakan untuk “mengakui martabat dari semua pekerjaan yang berguna”

dan memperagakan komitmen kepada “standar standar etika yang tinggi dalam semua bidang

usaha dan profesi.” Itulah sebabnya Alur Pelayanan Kedua ini merupakan avenue yang

fundamentil bagi setiap Rotary Club.

ROTARY ANNs ***

Dalam banyak Rotary Club di dunia, para isteri dari anggota pria diberi nama panggilan yang

mesra “Rotary Ann.” Pemberian nama panggilan ini sama sekali tidak pernah dimaksudkan untuk

meremehkan. Gagasan ini muncul dalam suatu acara historis yang menarik.

Kejadiannya pada tahun 1914, ketika para anggota Rotary San Francisco menaiki kereta api

khusus, untuk menghadiri Rotary Convention yang diselenggarakan di Houston. Pada masa itu

sedikit sekali para isteri yang menghadiri acara acara Rotary, dan sampai kereta api itu berhenti di

Los Angeles, satu-satunya wanita yang masih berada di atas kereta api adalah isteri anggota

Rotary Bru Brunnier. Tatkala kereta api tersebut memenaikkan tambahan delegasi ke Convention,

Nyonya Ann Brunnier diperkenalkan sebagai Ann-nya Rotary. Gelar ini segera menjadi “Rotary

Ann.”

Berhubung Club Club di bagian Barat akan mengundang para anggota Rotary untuk mengadakan

Convention berikutnya di San Francisco, maka sejumlah nyanyian dan pertunjukan telah

diorganisir untuk dipertontonkan di Houston. Salah seorang anggota Rotary menulis sebuah lagu

pendek berjudul “Rotary Ann”. Pada saat tibanya kereta api di stasion Houston, suatu delegasi

menyambut para anggota Rotary dari Pantai Barat itu. Salah seorang penyambut adalah Guy

Gundaker dari Philadelphia, yang isterinya juga bernama Ann. Di tengah tengah meriahnya

pertunjukan, salah seorang mulai menyanyikan lagu Rotary Ann. Kedua wanita yang kecil mungil

itu, Ann Brunnier dan Ann Gundaker, pun langsung diangkat dan dipanggul di pundak para pria

dan diarak kian kemari diatas peron stasion itu. Mereka menyukai gelar yang diberikan kepada

kedua perempuan yang bernama Ann. Segera istilah yang menunjukkan rasa kasih sayang itu pun,

dipakai untuk semua isteri Anggota Rotary yang hadir, dan nama “Rotary Ann” tetap bertahan

sampai saat ini.

Guy Gundaker menjadi president Rotary International pada tahun 1923 dan Bru Brunner terpilih

menjadi president pada tahun 1952. Maka, kedua Rotary Ann yang asli itu pun menjadi “the first

lady of Rotary International.”

BEBERAPA PELAJARAN MENGENAI GEOGRAFI ROTARY

1.      Tahukah anda bahwa Rotary Club Reno, Nevada, lebih jauh ke barat dibanding Rotary Club, Los Angeles, California?

2.      Percayakah anda bahwa pertemuan-pertemuan Rotary Club, Portland, Maine, USA diselenggarakan lebih jauh ke selatan daripada pertemuan Club-Club di London, England?

3.      Dapatkah anda bayangkan bahwa Rotary Club Pensacola, Florida berada di sebelah barat Club Detroit, Michigan, USA?

4.      Adalah suatu fakta bahwa Rotary Club Cairo, Illinois berada di sebelah selatan Richmond, Virginia USA

5.      Ada 141 Rotary Club yang menggunakan kata “Tokyo” pada nama Club mereka.

6.      Rotary Club Nome, Alaska, terletak di sebelah barat Club di Honolulu, Hawaii, USA, dan Club Santiago, Chili, terletak di sebelah timur Rotary Club Philadelphia, Pennsylvania, USA.

7.      Ahli geografi Rotary akan tahu bahwa sebenarnya setiap pertemuan Rotary Club di Australia ada di sebelah timur Rotary Club Hong Kong. Apa saja kesamaan yang dimiliki Rotary Club di Quito, Ecuador; Libreville, Gabon; Singapore; dan Kampala, Uganda? Tebakan anda tepat, kalau anda mengatakan mereka semua bertemu kurang lebih di khatulistiwa.

MEMBACA DOA DI CLUB MEETING. ***

Di banyak Rotary Club, adalah suatu kebiasaan untuk membuka pertemuan mingguan dengan

sebuah doa atau pemberkatan yang tepat. Doa doa itu biasanya tidak merujuk pada sesuatu

keyakinan atau aliran agama tertentu.

Kebijakan Rotary mengakui bahwa di seluruh dunia para anggota Rotary mewakili banyak sekali

kepercayaan, gagasan, dan syahadat agama. Kepercayaan agama dari masing masing anggota

dihormati sepenuhnya, dan tidak ada suatu apa pun di dalam Rotary, yang bermaksud mencegah

anggotanya dari kesetiaan pada keyakinan masing masing.

Pada international assemblies dan conventions, adalah tradisi untuk mengheningkan cipta, dengan

doa dalam hati masing masing tanpa diucapkan. Dalam rangka menghormati semua kepercayaan

agama dan dengan semangat toleransi terhadap keanekaragaman keyakinan pribadi, seluruh

hadirin dipersilahkan memohon bimbingan Yang Maha Esa dan mencari kedamaian “masingmasing

dengan caranya sendiri sendiri”. Bergabung dengan ribuan anggota Rotary di sebuah acara

“berdoa dalam hati” ataupun acara kebaktian pribadi, adalah hal yang memberikan inspirasi,.

Biasanya semua pertemuan Rotary International Board dan Committee Meeting dimulai dengan

meheningkan cipta. Sewaktu menheningkan cipta ini, Rotary memperlihatkan penghormatannya

terhadap keyakinan semua anggota, yang menganut agama di dunia ini.

Karena masing masing Rotary Club adalah otonom, sembahyang atau membaca doa sebelum

pertemuan, diserahkan seluruhnya pada tradisi dan kebiasaan dari masing masing Club, dengan

pengertian bahwa ritual pertemuan seperti ini selalu dilaksanakan dengan cara yang

memperlihatkan rasa hormat kepada keyakinan dan agama semua anggota.

OFFICIAL DIRECTORY ***

Bagaimana kalau anda mau tahu kapan sebuah Rotary Club mengadakan pertemuan di

Toowoomba, Pondicherry, atau Recklinghausen? Buka saja Official Directory dari Rotary

International. Diterbitkan setahun sekali setebal 825 halaman dan berisi informasi mutakhir

mengenai Anggota Rotary dan Rotary Club. Terdaftar disitu hari pertemuan, waktu dan tempat

dari setiap club yang jumlahnya lebih dari 31.000. Dari Rotary Club A’Famosa Malaka,

Malaysia sampai Zwolle-Noord, negeri Belanda, Official Directory memberikan nama, alamat,

dan alamat email – bila ada – dari setiap club, club president dan secretary, dan juga jumlah dari

anggota club dan tanggal club di charter.

Official Directory juga mencatat banyak informasi tentang sekitar 530 Rotary districts, begitu

juga komposisi dan tujuan dari semua RI Committees dan task forces. Nama nama dan alamat

dari para anggota RI Board of Directors yang sekarang dan Board sebelumnya, juga ada. Ada lagi

daftar dari past RI presidents dengan tema tahun mereka. Suatu daftar yang baik sekali dari hotel

hotel di seluruh dunia dan daftar dari penjual (vendors) yang punya lisensi untuk menjual barang

dagangan Rotary, merupakan ciri tambahan. Ini adalah buku panduan yang lengkap untuk

mengadakan kontak Rotary, bila anda melakukan perjalanan.

Official Directory tersedia dalam bentuk buku ataupun compact disc, bisa dipesan pada RI World

Headquarters di Evanston, atau pada kantor kantor cabang Rotary Internasional. Di RI Website

para Anggota Rotary juga bisa mendapatkan informasi tentang waktu pertemuan club, pada

bagian “Where Clubs Meet”

Dan, omong omong Toowoomba mengadakan pertemuan setiap hari Senin pukul 18.00,

Pondicherry hari Rabu pukul 19.30 dan Recklinghausen hari Senin pukul 19.00.

Nah, baguskan kalau tahu!

PELUANG UNTUK BER-FELLOWSHIP ***

Kebanyakan Anggota Rotary adalah eksekutip bisnis dan para professional yang sukses. Mereka

melihat kesempatan melambai dan mereka menarik keuntungan darinya. Sekali dalam seminggu

pada setiap pertemuan club, ada kesempatan berfellowship dengan para Anggota Rotary, namun

tidak semua anggota melihatnya.

Hak istimewa khusus bagi anggota Rotary adalah pertemuan mingguan mereka. Ini memberikan

alasan untuk bertemu dengan sesama anggota, bertemu dengan visiting Anggota Rotary dan

anggota baru, dan mengamalkan sifat persahabatannya sendiri dengan anggota anggota lain.

Club club Rotary yang bereputasi sebagai “club yang ramah” biasanya mempunya kiat yang

sederhana. Pada setiap pertemuan mingguan anggotanya di anjurkan untuk setiap kali duduk di

kursi atau pada meja yang lain, atau duduk dengan anggota yang belum dikenalnya, tanpa

mengabaikan kawan akrab yang lama. Anggotanya diminta mengajak anggota baru atau seorang

tamu duduk semeja dengan mereka dan nimbrung pada pembicaraan dimeja itu, dan tidak makan

diam diam atau hanya bicara dengan teman disebelahnya. Para Anggota Rotary juga harus

berusaha untuk segera berkenalan dengan semua anggota club.

Apabila para Anggota Rotary mengikuti kiat yang sederhana ini, maka setiap minggu

melambailah kesempatan yang baru sama sekali untuk berfellowship. Segera para Anggota

Rotary menyadari bahwa persahabatan yang akrab dan pribadi adalah sokoguru dari suatu Rotary

Club yang hebat.

CLUB NYANYI

Harry Ruggles adalah orang kelima yang ikut dalam pembicaraan dengan Paul Harris yang

mengarah kepada pembentukan Rotary Club pertama di Chicago pada tahun 1905. Harry adalah

seorang yang senang menyanyi, dan ini adalah kegiatan yang populer pada permulaan abad.

Dalam salah satu pertemuan awal dari kelompok muda ini, Harry melompat keatas kursi dan

mendesak semua ikut menyanyikan suatu lagu bersama dia.

Nyanyi bersama langsung menjadi salah satu tradisi dalam setiap pertemuan Rotary. Kebiasaan

ini menjalar ke banyak club di Amerika Serikat dan masih merupakan kegiatan fellowship yang

populer di beberapa club di negara negara yang berbeda seperti Australia, Jepang, Nigeria, New

Zealand dan Canada.

Beberapa club menyanyikan lagu nasional waktu pertemuan resmi dimulai. Menyanyi bersama

jarang dilakukan di pertemuan pertemuan club di Eropa, Amerika Selatan dan Asia.

JENIS KEANGGOTAAN

Ada dua macam keanggotaan di Rotary Club – active and honorary (aktif dan kehormatan).

Anggota aktif adalah mereka yang terpilih berdasarkan klasifikasi bisnis atau profesi. Mereka

memiliki kewajiban, tanggung jawab dan kemudahan dari keanggotaan itu, sesuai yang dberikan

dalam RI constitution dan bylaws. Anggota aktif bisa menduduki jabatan dalam club dan

melayani RI pada tingkat district dan internasional. Mereka diharapkan untuk selalu mempatuhi

persyaratan kehadiran, membayar dues, dan membawa anggota baru kedalam Rotary.

Keanggotaan Kehormatan (Honorary) dapat diberikan kepada mereka yang dikenal dalam

pengabdiannya yang berjasa untuk mencapai cita cita Rotary.

Seorang anggota kehormatan Rotary diangkat untuk satu tahun saja, dan untuk kelanjutannya

mesti diperbaharui setiap tahun. Ia tidak dapat mengusulkan anggota baru kepada club atau

menduduki sesuatu jabatan, dan dibebaskan dari ketentuan kewajiban hadir dan pembayaran

iuran.

Banyak kepala negara, penjelajah, penulis, musisi, astronot dan lain lain tokoh publik yang

menonjol, telah menjadi anggota kehormatan Rotary Club, termasuk King Gustaf dari Swedia,

King George VI dari Inggris, King Badouin dari Belgia, King Hassan III dari Maroko, Sir

Winston Churchill, humanis Albert Schweitzer, Charles Lindbergh, pengubah Jean Sibelius,

Penjelajah Sir Edmund Hillary, Thor Heyerdahl, Thomas Edison, Walt Disney, Bob Hope, Dr.

Albert Sabin, Perdana Menteri Inggris Margareth Thatcher dan banyak presiden presiden dari

Amerika Serikat.

KEANGGOTAAN ROTARY INTERNATIONAL ***

Jika anda bertanya kepada seorang Anggota Rotary apakah dia anggota Rotary International,

barangkali ia akan tampak keheran-heranan dan akan menjawab: ”Tentu saja saya anggota Rotary

International.” Tetapi dalam hal ini, Anggota Rotary yang penuh keyakinan itu, secara teknis

adalah salah. Tidak ada Anggota Rotary yang dapat menjadi anggota Rotary International.

Kontradiksi yang seolah terlihat itu, dapat dijelaskan dengan sederhana. Konstitusi RI

menyatakan bahwa keanggotaan Rotary Internatonal terbatas pada Rotary Club saja. Lebih dari

31,000 Rotary Club termasuk organisasi yang kita namakan Rotary Internationsl.

Suatu Rotary Club terdiri dari orang orang yang memiliki kualifkasi yang pantas atas karakter dan

reputasi baiknya, klasifikasi bisnis atau profesi dan bekerja dalam kapasitas eksekutif atau

manajer. Anggota Rotary itu termasuk suatu club —- club itu termasuk Rotary International.

Perbedaan teknis itu tidak begitu kentara ataupun diketahui oleh kebanyakan Anggota Rotary dan

jarang pula menimbulkan masalah atau komplikasi. Namun dengan demikian nyatalah

penjelasan, mengapa Board of Directors dari Rotary International meletakkan harapannya dan

memberikan kemudahan kepada Rotary Club, daripada kepada Anggota Rotary pribadi.

Jika seorang bertanya apakah anda anggota Rotary International, jawaban anda yang paling

akurat adalah, “Tidak, saya adalah anggota Rotary Club”. Akan tetapi, boleh diragukan apakah

orang akan mengerti perbedaannya atau pun mau peduli.

DISTRICT GOVERNOR ****

Seorang District Governor menjalankan fungsi yang paling berarti di dunia Rotary. Beliau adalah

pejabat tunggal Rotary International di daerah geografis yang dinamakan district, dimana

biasanya termasuk l.k. 45 Rotary Club. District Governor, yang sudah dilatih secara luas di

International Assembly (Anaheim) dan secara regional di governors-elect training seminar,

memberikan bimbingan dan kepemimpinan kepada lebih dari 31.000 Rotary Club diseluruh

dunia. Mereka bertanggung jawab untuk mempertahankan kinerja yang tinggi seantero club club

di district mereka.

District Governor adalah seorang Anggota Rotary yang amat berpengalaman, yang selama

setahun penuh dengan sukarela memberikan pelayanan, untuk memimpin dan melakukan paling

sedikit satu kali kunjungan resmi, pada setiap club di dalam districtnya. Governor itu mempunyai

pengetahuan yang luas tentang program program Rotary yang muthakhir, tujuan-tujuan,

kebijaksanaan dan sasaran sasaran, dan adalah sosok yang dikenal dan dihormati dalam kalangan

se-profesinya, di lingkungannya dan di Rotary Club. Governor harus mengawasi pembentukan

Club Club baru dan memperkuat yang ada. Beliau harus menjalankan banyak sekali kewajiban

khusus, untuk memastikan bahwa mutu Rotary tidak merosot di districtnya dan bertanggung

jawab untuk mempromosikan dan menerapkan semua program dan kegiatan dari RI president dan

Board of Directors. Governor merencanakan dan mengarahkan district conference (Muktamar)

dan acara acara khusus lain.

PERAN DARI ASSISTANT GOVERNORS ***

Kedudukan assistant governors diciptakan pada tahun 1996 sebagai unsur kunci dalam District

Leadership Plan, suatu struktur organisasi yang diperkenalkan oleh RI Board untuk semua

district, sebagai usaha untuk membantu District Governors dalam mendukung club club.

Assistant Governors diangkat oleh District Governor untuk membantu administrasi dari club club

yang ditunjuk. Pemimpin pemimpin kunci Rotary itu membantu incoming club presidents

membuatkan rencana untuk tahun mereka dan untuk kunjungan resmi dari Governor, memberikan

nasehat pada club tentang strategi untuk mencapai sasaran dan berkunjung pada club club yang

ditunjuk paling sedikit empat kali setahun.

Disamping memberikan dukungan lebih langsung kepada club, assistant district governors,

merupakan suatu kelompok kepemimpinan district yang terlatih, dari mana Governors yang akan

datang dapat dipilih. Para Assistant Governors merupakan narasumber yang penting baik bagi

club maupun District Governor, yang membantu kepastian bahwa club club di distriknya berjalan

lancar.

INTERNATIONAL ASSEMBLY ***

International Assembly diselenggarakan setiap tahun sebelum tanggal 15 Pebruari, untuk

mempersiapkan district governors elect (DGEs) dari seluruh dunia untuk jabatan yang mereka

akan mulai pangku tanggal 1 Juli berikutnya. Sekitar 530 Incoming Governors, disertai oleh

spouses mereka akan bergabung selama satu minggu dengan sejumlah besar Anggota Rotary

kawakan untuk pelatihan dan penggemblengan semangat. Sewaktu assembly mereka akan

bertemu dengan The Special Anggota Rotary yaitu President RI untuk tahun mereka menjadi

District Governor. Mereka akan diberitahukan tema dari RI untuk tahun yang akan datang, diatas

mana mereka akan membangun kegiatan district mereka.

International Assembly pertama diselenggarakan di Chicago, Illinois, USA pada tahun 1919.

Berikutnya assemblies dilaksanakan di Lake Placid, New York, USA; Kansas City, Missouri

USA; Boca Raton, Florida, USA dan Nashville, Tennessee, USA. Beberapa tahun belakangan ini

assemblies diselenggarakan di Anaheim, California, USA. Tidak peduli dimana tempat

penyelenggaraannya, slogan yang terpampang dalam ruang sidang paripurna tetap tidak berubah

selama bertahun tahun: “Enter to learn …. Go forth to serve.”

DISTRICT ASSEMBLY ***

Mengingat kepemimpinan dilingkungan Rotary berganti setiap tahun, diperlukan upaya khusus

untuk menyampaikan kepada lebih dari 31.000 kepimpinan club, instruksi instruksi yang cocok

untuk tugas tugas yang akan mereka pikul. District Assembly tahunan ini merupakan peristiwa

pelatihan kepemimpinan punca, bagi incoming club officers.

District Assembly memberikan motivasi, inspirasi, informasi Rotary dan ide ide baru kepada para

club officers, directors dan committee chairs yang kunci dari setiap Club. Beberapa di antara

pemimpin district yang paling berpengalaman menyelenggarakan diskusi informatif mengenai

semua tahapan dalam administrasi dan proyek proyek pelayanan Rotary. District Assembly

memberikan semua peserta ide ide baru yang berharga, untuk membuat Club mereka lebih efektif

dan lebih menarik. Biasanya delegasi dari masing-masing Club yang diharapkan menghadiri

District Assembly, terdiri dari 8 sampai 10 orang

Satu segi penting lainnya dari District Assembly adalah tinjauan yang disajikan oleh Incoming

District Governor, tentang tema dan penekanan (emphasis) dari Rotary International President

untuk tahun mendatang. Sasaran dan tujuan district juga diungkapkan dan rencana pelaksanaan

dikembangkan.

Keberhasilan setiap Rotary Club kerap ditentukan oleh jumlah anggota Club yang mewakili dan

berpartisipasi dalam District Assembly tahunan.

DISTRICT CONFERENCE (MUKTAMAR) ***

Kebanyakan Anggota Rotary tidak pernah menghadiri Rotary district conference. Itu berarti

mereka belum pernah mengalamai sesuatu yang paling menyenangkan dan menguntungkan, dari

hak istimewa keanggotaan Rotary.

District Conference adalah untuk semua anggota club didalam satu district dan spouses mereka;

bukan saja untuk club officers dan committee members. Tujuan dari muktamar adalah fellowship,

mendengarkan para pembicara yang memberikan inspirasi, membahas soal soal yang bisa

membuat keanggotaan Rotary lebih bermakna. Setiap orang yang menghadiri District Conference

sebagai anggota Rotary, akan menemukan dirinya lebih berarti, karena pengalaman pengalaman

baru, pengertian baru dan persahabatan baru, yang dijalin sewaktu muktamar. Mereka yang

pernah hadir pada District Conference, senantiasa suka untuk kembali dari tahun ke tahun.

Setiap Rotary district mengadakan muktamar tahunan. Muktamar muktamar ini dianggap begitu

penting, sehingga President Rotary International menunjuk Anggota Rotary Anggota Rotary

yang paling kawakan untuk menghadiri dan berbicara didepan peserta setiap muktamar, sebagai

wakil pribadinya. Dalam acara Muktamar selalu ada hiburan hiburan yang hebat, pembahasan

yang menarik dan program program yang membawakan ilham dan inspirasi.

Salah satu keuntungan tambahan dari kehadiran di muktamar adalah peluang untuk bisa lebih

mengenal anggota anggota club sendiri, dalam suasana yang lebih informal. Persahabatan

persahabatan yang langgeng tumbuh di sela sela fellowship District conference.

(center fold)

PRESIDENTS ELECT TRAINING SEMINAR (PETS) ****

Bylaws (ART) dari Rotary International mengharuskan Governor Elect dari setiap district,

bersama dengan governor yang sedang menjabat, menjadwalkan dan menyelenggarakan suatu

training seminar untuk para Incoming Club Presidents, sebaiknya didalam bulan Maret. Selama

dua atau tiga hari, Presidents Elect Training Seminar, yang biasanya disebut PETS – sesuai

akronimnya – adalah suatu latihan untuk menggembleng dan mengajarkan kepemimpinan pada

club presidents yang akan memangku jabatan pada tanggal 1 Juli,

Antara subject subject yang diajukan, adalah presentasi mengenai tema RI untuk tahun

mendatang, begitu juga informasi mengenai service projects yang efektif dan The Rotary

Foundation. Juga disediakan waktu untuk meninjau kembali peran dan tanggung jawab dari

seorang club president. Incoming Club Presidents juga belajar, mengenai goal setting

(menetapkan tujuan), menseleksi dan mempersiapkan club officers, club administration,

membership recruitment dan orientation, serta mengenal nara sumber yang ada di RI dan district.

Di beberapa wilayah di dunia, dua atau lebih district yang bertetangga menyelenggarakan

Multidistrict PETS. Yang menyelenggarakan Multidistrict PETS berpendapat, dengan jumlah

peserta yang banyak, akan lebih memudahkan untuk mendatangkan pembicara-pembicara Rotary

yang populer, dan memberikan kepada para Incoming President suatu “cakrawala lintas district”,

yang bisa mengilhamkan suatu strategi yang lebih bervariasi untuk kepemimpinan club yang

efektif.

YOUTH EXCHANGE****

Pertukaran Remaja (Youth Exchange Program) adalah salah satu program Rotary yang paling

populer untuk meningkatkan pengertian internasional dan mengembangkan persahabatan

persahabatan seumur hidup. Program ini berawal pada tahun 1927 oleh Rotary Club Nice,

Perancis. Di Eropa pertukaran remaja ini berlangsung terus sampai perang dunia kedua dan

dihidupkan kembali pada akhir perang di tahun 1946. Pada tahun 1939, Youth Exchange Program

secara besar-besaran dikembangkan antara California dengan Amerika Latin. Semenjak itu

program ini semakin meluas ke seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir lebih dari 7.000

remaja telah berpartisipasi dalam Youth Exchange Program yang disponsori oleh Rotary Club

maupun yang disponsori oleh District.

Nilai-nilai Youth Exchange Program dialami tidak hanya oleh siswa-siswa usia SMA yang

terlibat, tetapi juga oleh keluarga tuan rumah, club yang mensponsori, sekolah yang menerima dan

masyarakat keseluruhannya. Peserta Youth Exchange Program memberikan peluang yang baik

sekali kepada siswa-siswa dari sekolah yang menjadi tuan rumah, untuk mengenal adat istiadat,

bahasa, tradisi dan kehidupan keluarga, di negara lain.

Youth Exchange Program memberikan peluang yang menarik dan segudang pengalaman bagi para

remaja untuk melihat bagian lain dari dunia. Siswa peserta Youth Exchange Program biasanya

tinggal selama satu tahun akademik penuh di luar negeri, walaupun ada beberapa Club dan District

yang hanya mensponsori pertukaran jangka pendek, sebatas beberapa minggu atau bulan saja.

Youth Exchange Program sangat dianjurkan bagi semua Rotary Club, sebagai suatu kegiatan

praktis untuk meningkatkan pengertian internasional dan muhibah.

TIDAK ADA HAK ISTIMEWA (PRIVILEGE) PRIBADI****

Seringkali, teman teman menanyakan apakah para Anggota Rotary menerima keuntungan busines

tertentu, karena menjadi anggota Rotary. Bolehkah seorang Anggota Rotary mengharapkan

diskon spesial atau kemudahan-kemudahan khusus, karena mereka berurusan dengan sesama

Rotarian?

Jawabannya jelas “Tidak”. Posisi Rotary dalam hal ini dengan tegas dinyatakan dalam Manual of

Procedure RI. Kebijakan yang semula di setujui oleh RI Board of Directors di tahun 1933

adalah, bahwa dalam hubungan bisnis dan professi, “seorang Anggota Rotary sepatutnya tidak

mengharapkan apalagi meminta, perlakuan atau kemudahan dari sesama Anggota Rotary, yang

melebihi dari yang biasanya diberikannya kepada rekan bisnis atau seprofessinya yang

lain………Menggunakan keakraban dalam Rotary untuk mendapatkan suatu kemudahan atau

keuntungan adalah berlawanan dengan semangat Rotary”.

Sebaliknya, apabila ada bisnis baru atau bisnis meningkat, sebagai hasil wajar dari persahabatan

yang dijalin di dalam Rotary; itu merupakan perkembangan biasa yang sama seperti yang juga

terjadi di luar dan didalam Rotary. Jadi hal ini bukan merupakan pelanggaran etika keanggotaan

Rotary.

Penting untuk di ingat, bahwa tujuan utama dari keanggotaan Rotary adalah untuk memberikan

peluang unik kepada setiap anggota untuk melayani orang lain, dan keanggotaan Rotary tidaklah

dimaksudkan sebagai jalan untuk memperoleh keuntungan pribadi atau hak istimewa/khusus.

SETIAP ROTARIAN ADALAH PANUTAN BAGI KAWULA MUDA****

Pada tahun 1949, RI Board mengadopsi slogan “Every Rotarian an Example to Youth” (Setiap

Rotarian adalah panutan bagi Kawula Muda), sebagai pernyataan komitmen pada anak dan

remaja di setiap komunitas dimana Rotary Club itu berada. Melayani kaum muda sudah lama

menjadi bagian yang penting dalam Program Rotary. Banyak bentuk proyek-proyek layanan

remaja diseluruh dunia. Anggota Rotary mensponsori pramuka pria dan wanita, tim atletik, pusat

anak-anak cacad, patroli keamanan sekolah, perkemahan musim panas, tempat-tempat rekreasi,

klinik-klinik yang memberi bimbingan bagaimana mengemudi dengan aman, pameran- pameran

di daerah, pusat-pusat penitipan anak dan rumah sakit anak-anak. Banyak club memberikan

konseling mengenai lapangan kerja, mengadakan program-program untuk membuka bidang

ketrampilan dan keahlian bagi para pemuda dan mempromosikan The Four Way Test. Kini juga

semakin banyak proyek-proyek penanggulangan penyalahgunaan narkoba yang dibantu oleh

Rotary.

Dalam segala hal Rotary mempunyai peluang untuk menjadi panutan dan pembimbing bagi kaum

muda di wilayahnya. Seseorang akan belajar melayani dengan cara mengamati orang lain. Tatkala

kaum remaja kita tumbuh dewasa dan menjadi pemimpin, diharapkan mereka mempunyai hasrat

dan semangat yang sama untuk melayani generasi mendatang.

Slogan yang diterima 50 tahun yang lalu masih sama vitalnya sekarang ini.

WORLD COMMUNITY SERVICE (WCS)***

World Community Service adalah program Rotary, dimana suatu club atau district di suatu negara

membantu project kemanusiaan dari suatu club di negara lain. Khasnya, bantuan itu mengarah ke

suatu masyarakat berkembang, di mana proyct Rotary itu akan membantu menaikkan tingkat dan

kualitas kehidupan. Tujuan terakhir dari World Community Service adalah membangun muhibbah

(goodwill) dan pengertian di antara bangsa-bangsa di dunia.

Satu cara penting untuk menemukan suatu club di bagian lain dari dunia, yang memerlukan

bantuan, dalam melaksanakan project yang berfaedah, adalah dengan menggunakan WCS

Projects Exchange, sebuah daftar dari ratusan kegiatan yang berguna di wilayah negara

berkembang. Daftar itu diterbitkan setiap setengah tahun. Daftar (Exchange List) ini diurus oleh

RI Secretariat di Evanston dan siap diberikan bilamana diminta. Daftar itu memberikan uraian dari

berbagai project, menyebutkan perkiraan biaya dan nama nama orang yang tepat yang bisa

dihubungi. Setiap bulan WCS Projects Exchange list dan database-nya di-update dan dapat

diakses melalui RI Website di http://www.rotary.org.

Club-Club yang mencari bantuan untuk suatu project kemanusiaan, bisa mendaftarkan kebutuhan

mereka, dan club club yang ingin membantu dalam suatu World Community service project,

dengan mudah dapat menelusuri daftar kebutuhan yang terdaftar dalam Projects Exchange.

Dengan begitu exchange itu adalah cara praktis untuk menghubungkan kebutuhan dengan sumber

daya.

Setiap Rotary Club (di negara berkembang, tentunya tj.R) dianjurkan untuk melaksanakan suatu

proyek WCS yang baru setiap tahun. WCS Projects Exchange merupakan sarana yang baik sekali

untuk mendapatkan suatu kebutuhan riil, suatu uraian project dan club yang mau bekerjasama

di suatu daerah berkembang. Jadi tugasnya sekarang adalah “turun tangan” untuk merampungkan

proyect itu, dan pada waktu bersamaan membangun jembatan-jembatan persahabatan dan

pengertian dunia.

KELOMPOK WANITA YANG BERASOSIASI DENGAN ROTARY CLUB****

Beberapa program pelayanan Rotary yang amat berarti, tidak dilakukan oleh anggota Rotary.

Memang benar. Banyak sekali project disponsori oleh organisasi yang terdiri dari para istri

Rotarian dan kerabat-kerabat perempuan lainnya dari anggota Rotary. Mereka berasosiasi dengan

club-club Rotary, diseluruh dunia. Demikian keadaannya sebelum Rotary memperbolehkan

perempuan menjadi anggota Rotary. Kelompok-kelompok itu melayani dan terus melayani,

sebagai manifestasi dari dukungan para istri pada Rotary Ideal of Service, yang memberikan

sumbangan amat berharga kepada masyarakat.

Kelompok-kelompok perempuan itu sering disebut Women of Rotary, Rotary Ann Clubs, Las

Damas de Rotary atau organisasi yang lebih formal, The Inner Wheel. Kelompok ini setiap tahun

melaksanakan ratusan project kemanusiaan yang menonjol. Mereka membangun sekolah-sekolah,

klinik-klinik untuk bayi, pusat-pusat penyaluran makanan dan pakaian, sarana rumah sakit, rumah

yatim piatu, rumah jompo dan kegiatan pelayanan lainnya. Dari hari ke hari, mereka sering

menyediakan tenaga secara sukarela untuk mengurus pusat-pusat penitipan anak bagi para ibu

yang bekerja dan menyediakan sumberdaya yang diperlukan oleh siswa-siswa Youth Exchange

Program. Dalam banyak hal, kelompok-kelompok perempuan itu melengkapi dan memperluas

program-program pelayanan yang dilaksanakan oleh Rotary Club setempat. Banyak di antara

kelompok-kelompok wanita itu secara aktif memprakarsai proyek-proyek pelayanan internasional

serta proyek-proyek lokal.

Pada tahun 1984, RI Board of Directors mengakui pelayanan dan persahabatan (fellowship) yang

hebat dari club-club dan organisasi-organisasi wanita dari kalangan keluarga anggota Rotary dan

menganjurkan semua Rotary Club untuk mensponsori organisasi-organisasi informal seperti itu.

FUNCTONAL LITERACY PROGRAM****

Telah diperkirakan bahwa 1 milyar manusia – satu per enam penduduk di dunia – tidak dapat

membaca. Buta aksara yang dialamai oleh orang dewasa dan anak-anak, merupakan keprihatinan

global di negara negara-negara industri maju maupun di negara-negara berkembang.

Bagi mereka yang tidak dapat membaca, tragedi buta aksara akan menghilangkan kemandirian

pribadinya dan akan menjadikan mereka korban manipulasi tanpa moral, menambah kemiskinan

dan kehilangan martabat sebagai manusia. Buta aksara merupakan kondisi yang memalukan. Ini

merupakan penghambat utama bagi perkembangan ekonomi, politik, masyarakat maupun pribadi

serta merupakan rintangan bagi pengertian internasional, kerjasama dan perdamaian dunia.

Banyak Rotary Club dengan bijaksana melakukan survey akan kebutuhan masyarakat dalam hal

pemberantasan buta aksara. Beberapa club memberikan buku buku dasar untuk pengajaran

membaca. Sementara Rotary Club yang lain mendirikan dan mendukung wacana-wacana bacaan,

serta memberikan kursus-kursus membaca dan bahasa, menyediakan para sukarelawan untuk

mengajar dan membelikan buku buku bacaan. Anggota Rotary bisa menjalankan suatu peran

yang penting dalam masyarakatnya dan di negara-negara berkembang, dengan mengembangkan

project-project yang akan membuka peluang-peluang, sebagai akibat dari kemampuan membaca.

Misalnya, para Anggota Rotary dari Australia mengembangkan project keaksaraan yang disebut

Lighthouses for Literacy, di empat sekolah di Thailand. Cara mengajar yang inovatif ini terbukti

sangat berhasil, sehingga pemerintah Thailand menerapkan cara mengajar tersebut untuk semua

sekolah-sekolah pemerintah. Club-club Rotary yang lain sudah juga menerapkan metoda ini

untuk mengembangkan proyek-proyek keaksaraan di Bangladesh, Afrika Selatan, Brazil dan lain

lain negara.

INTERNATIONAL CONVENTIONS****

Pada setiap bulan Mei atau Juni, Rotary International menyelenggararakan International

Convention sedunia “untuk merangsang, memberikan inspirasi dan memberikan penerangan

kepada semua Anggota Rotary pada tingkat internasional” Convention ini, yang tidak boleh di

selenggarakan di negara yang sama, dalam dua tahun berturut turut, merupakan pertemuan bisnis

tahunan dari organisasi Rotary ini. Proses perencanaannya biasanya sudah dimulai empat atau

lima tahun sebelumnya. Didalam pemilihan tempat pelaksanaan, RI Board menentukan garis besar

dari lokasinya dan kemudian mengundang kota kota di lokasi itu untuk mengajukan proposal.

Convention sungguh merupakan suatu peristiwa internasional, karena dihadiri oleh 20,000 sampai

35,000 Anggota Rotary dan tamu. Disamping merupakan suatu pesta yang menyenangkan,

international convention memberikan peluang yang unik kepada para Anggota Rotary untuk

melakukan perjalanan liburan. Convention yang baru saja berlalu adalah di Brisbane, Australia

(2003); Osaka Japan (2004), dan kalau buku ini diterbitkan; di Chicago Illinois, USA (2005). Yang

baru dijadwalkan adalah Malmö, Sweden, dan Copenhagen, Denmark, (2006). Kedua kota ini

dihubungi ferry ferry yang seronok. (Tjoet R.)

Semua anggota Rotary hendaklah merencanakan untuk dapat berpartisipasi di International

Convention, untuk merasakan makna yang sungguh internasional dari Rotary. Suatu pengalaman

yang tak akan terlupakan.

PRESIDENTIAL CONFERENCES****

Dari waktu ke waktu, para Anggota Rotary melihat flyer-flyer yang mempromosikan suatu

Presidential atau Regional Peace conference, yang diadakan di salah satu tempat di dunia ini.

Konperensi seperti ini sedikit banyak sama dengan Rotary International Convention, yang

diselenggarakan setiap tahun, tetapi yang menghadirinya tidaklah sama banyaknya dan ditujukan

pada anggota Rotary dan tamu-tamunya di wilayah-wilayah yang berada terlalu jauh dari

international convention.

Tujuan dari RI presidential conference adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan

perkenalan, persahabatan, dan pengertian diantara hadirin dan juga sebagai ajang untuk

memudahkan perngembangan international service projects, serta merupakan forum untuk

diskusi dan tukar menukar gagasan tentang Rotary dan kegiatannya dalam memajukan muhibbah

dan pengertian.

Beberapa konferensi perdamaian, sesungguhnya telah memprakarsai hubungan perdamaian

diantara bangsa-bangsa yang pernah mempunyai sejarah bermusuhan. Presidential Conference

dianggap sebagai suatu peristiwa khusus dalam kalendar Rotary dan tidak mempunyai jadwal

yang teratur. Conference diselenggarkan oleh suatu Committee yang ditunjuk oleh RI President.

Anggota Rotary dari seluruh dunia selalu akan disambut baik. Mengikuti Presidential

Conference di suatu wilayah lain sangat menyenangkan, memberikan manfaat dan merupakan

pengalaman menarik, yang memberikan peluang yang berbeda, untuk menikmati persahabatan

Rotary secara internasional.

INTERCOUNTRY COMMITTEE****

Pada tahun 1931 para anggota Rotary di Perancis dan Jerman membentuk apa yang disebut “petit

comite”, suatu kelompok kecil yang bertujuan membina hubungan yang lebih baik, antara rakyat

dari kedua negara yang bertetangga itu. Semenjak itu pula, para anggota Rotary di seluruh Eropa

mempelopori pembentukan Intercountry Committees, untuk mendorong terjalinnya hubungan

antara para anggota Rotary dan club club Rotary di luar perbatasan negara sendiri.

Intercountry Committees sekarang telah didirikan di banyak bagian di dunia, demi meningkatkan

persahabatan dan juga demi kerjasama dalam mensponsori project project World Community

Service, pertukaran pelajar dan kegiatan kegiatan lain dalam peningkatan pengertian antar bangsa.

Seringkali, Intercountry Committee sering mensponsori kunjungan lintas batas negara, bagi

anggota Rotary maupun keluarga mereka serta menyelenggarakan pertemuan-pertemuan dan

konperensi-konperensi antar kota.

Dalam beberapa keadaan tertentu, Intercountry Committees dibentuk antara negara-negara yang

amat berjauhan atau yang sedamg bermitra, untuk mendorong muhibah dan persahabatan.

dengan tujuan mendorong muhibbah (goodwill) dan persahabatan dengan daerah daerah

didunia yang sama atau yang bermitra.

Intercountry Committee melakukan koordinasi atas upaya-upaya mereka dengan para District

Governor dari negara mereka dan selalu bertindak sebagai penasehat bagi district dan Club.

Committee Antar Negara menyediakan alat tambahan bagi Club-Club dan para anggota Rotary,

untuk memenuhi tanggung jawabnya dalam Alur Pelayanan Ke-empat; pengertian internasional,

muhibbah dan perdamaian di dunia.

RIBI ****

Struktur RIBI (Rotary International in Great Britain and Ireland) merupakan suatu bab

menarik didalam sejarah kita. Pada tahun 1914, setelah Rotary meluas dan menyebrang

samudera Atlantik ke Great Britain dan Irlandia, dibentuk suatu British Association of

Rotary Clubs, sebagai bagian dari International Association of Rotary Clubs. Ketika

Perang Dunia ke I, hubungan antar Club mancanegara sangat kurang, dan asosiasi Inggris

itu tetap mengurus club-club Rotary di Inggeris dan Irlandia (yang jumlahnya sedikit) dan

beberapa wilayah di Eropa lainnya.

Setelah peperangan berakhir, disetujuilah suatu Rotary International Constitution yang baru,

pada tahun 1922, yang menetapkan suatu prinsip; apabila suatu negara memiliki 25 Rotary Club,

ia bisa menjadi suatu “unit teritorial” dan dengan demikian dapat mempunyai seorang wakil di RI

Board of Directors, disertai kewenangan-kewenangan khusus lainnya. Club-Club di Inggeris dan

Irlandia segera mengajukan petisi dan berhasil mendapatkan status “unit teritorial”. Tidak ada

kelompok lain di dunia yang mengajukan permintaan seperti itu dan menerima status tersebut.Pada

tahun 1927 Rotary International menghapus konsep unit teritorial dan mengorganisir club-club

Rotary berdasarkan “wilayah-wilayah” di dunia. Namun semua “hak, kemudahan, dan

kewenangan dari unit teritorial yang ada” sudah selamanya dilindungi dan dilestarikan.

Demikianlah, RIBI terus berfungsi sebagai suatu unit independen dari Rotary International,

dengan persetujuan tertentu didalam Anggaran Dasar Rotary International.

Bentuk administrasi RIBI adalah sesuatu yang khas dan cocok untuk Inggeris dan Irlandia, karena

geografinya, bahasanya, tradisi dan adat istiadatnya. Karena hubungan historis inilah, RIBI

memiliki struktur administratif yang agak berbeda dari semua Rotary Club dan district lain di

dunia, walaupun ia anggota penuh dari Rotary International.

COUNCIL ON LEGISLATION****

Di masa awal Rotary, setiap perubahan dalam Anggaran Rumah Tangga RI ataupun Constitution,

diusulkan dan divoting pada International Convention tahunan. Dari tahun ke tahun, jumlah

peserta yang hadir di Convention bertambah banyak dan diskusi secara terbuka menjadi semakin

sulit, maka pada tahun 1934 dibentuk suatu Council on Legislation (COL) sebagai suatu grup

penasehat untuk memperdebatkan dan menganalisa usulan-usulan itu, sebelum divoting pada

Convention.

Akhirnya, pada Atlanta Convention tahun 1970, diputuskan bahwa Council on Legislation

dikukuhkan sebagai badan legislatif atau parlemen Rotary yang sebenarnya. Council terdiri dari

seorang utusan dari setiap Rotary district serta beberapa anggota ex-officio. Disepakati bahwa

Council bertemu setiap tiga tahun di tempat dan waktu yang berbeda dengan pelaksanaan RI

Convention.

Council mempunyai tanggung jawab untuk mempertimbangkan dan menindak, setiap

“enactment”, yang merupakan usulan perubahan dalam Anggaran Rumah Tangga dan Anggaran

Dasar RI serta Standard Rotary Club Constitution; dan setiap “resolution” yang merupakan

anjuran pada RI Board, untuk perubahan policy, program dan prosedur. Usulan dapat diajukan

oleh setiap Rotary Club, District, atau RI Board. Keputusan Council masih harus dikaji ulang

oleh semua Rotary Club diseluruh dunia, sebelum menjadi final. Bila 10 persen dari jumlah

suara club yang ada, menentang tindakan Council, maka legislasi tersebut ditangguhkan dan

diajukan kembali kepada semua club untuk diambil suara akhirnya.

Council on Legislation memberikan kepada semua anggota Rotary, suatu proses yang demokratis

untuk melakukan perubahan legislatip dalam pengelolaan Rotary Internasional.

ROTARY FELLOWSHIP***

Mulai dari mengumpulkan perangko sampai kepada ballroom dancing, minat para Anggota

Rotary sangatlah beragam, sebagaimana keanggotaannya sendiri. Namun, diantara 1,2 juta lebih

Anggota Rotary diseluruh dunia, seorang penggemar radio amatir atau seorang pemain catur pasti

akan menemukan orang orang lain dengan kegemaran yang sama. Namun para peserta Rotary

Fellowship lebih dari sekedar berbagi minat dan kegemaran yang sama — seperti olah raga selam,

golf, memancing, atau pramuka — mereka juga berbagi minat dalam keakraban dan layanan untuk

saling memajukan pengertian dunia. Karenanya, tidak mengherankan jika International Skiing

Fellowship of Anggota Rotary menyumbangkan kepada The Rotary Foundation keuntungan

mereka dari pertandingan ski, atau Fellowship of Flying Anggota Rotary membantu

menerbangkan perlengkapan dan personil medis.

Rotary Fellowship juga menyatukan para Anggota Rotary dengan minat yang sama, karena

kesamaan bidang profesi tertentu, seperti kesenian dan komunikasi, serta keuangan dan

perbankan.

Para pesertanya saling bertukar informasi dan mencari peluang untuk menerapkan keahlian

mereka dalam pelayanan, tidak saja di lingkungan atau negara mereka, tetapi juga pada profesi

mereka sendiri.

ROTARY FRIENDSHIP EXCHANGE****

Rotary Fellowship Program yang menarik adalah Pertukaran Persahabatan Rotary. Kegiatan ini,

dimaksudkan untuk mendorong para anggota Rotary bersama keluarga berkunjung ke keluarga

anggota Rotary, di bagian lain dari dunia. Ini bisa dilaksanakan atas dasar Club to Club (terdiri

dari anggota Rotary perorangan dengan keluarga) atau District to District (terdiri dari empat

sampai enam pasangan suami istri).

Gagasannya adalah agar beberapa pasangan anggota Rotary pergi ke negara lain melalui Program

Pertukaran Persabatan Rotary. Suatu ketika nanti, keramahtamahan itu akan dibalas pada saat

pertukaran kunjungan berikutnya. Setelah suatu eksperimen perintis yang berhasil, maka

Pertukaran Persahabatan Rotary, kini menjadi suatu program Rotary yang tetap.

Rotary Friendship Exchange sering dibandingkan dengan program Group Study Exchange (GSE)

dari The Rotary Foundation. Perbedaannya adalah bahwa yang terlibat pada Program Pertukaran

Persahabatan Rotary adalah anggota Rotary dan keluarga yang membayar sendiri semua

pembiayaan untuk pengalaman antarnegara ini. Terbukalah pintu-pintu persahabatan yang tidak

mungkin ditiru, kecuali di Rotary.

Anggota anggota Rotary yang mencari liburan yang lain dari yang lain serta pengalaman

fellowship, hendaklah mempelajari lebih jauh mengenai Pertukaran Persahabatan Rotary.

Beberapa petualangan Rotary yang tidak lazim sedang menunggu anda!

ROTARY YOUTH LEADERSHIP AWARDS (RYLA)****

Setiap musim panas, ribuan muda mudi diseleksi untuk menghadiri kamp kamp atau seminarseminar

kepemimpinan yang disponsori oleh Rotary di Amerika Serikat, Kanada, India, Perancis,

Argentina, Korea dan banyak negara negara lain. Dalam suatu suasana informal, suatu kelompok

muda-mudi yang terkemuka, yang berumur antara 14-30 tahun, melewatkan waktu selama

seminggu dalam suatu program yang menantang, dimana mereka mendapatkan latihan

kepemimpinan, berdiskusi, mendengarkan pidato pidato yang menggugah, melakukan kegiatan

kegiatan sosial yang dirancang untuk meningkatkan pengembangan diri, keterampilan

kepemimpinan dan bagaimana menjadi warganegara yang baik. Nama resmi dari kegiatan ini

adalah Rotary Youth Leadership Awards (RYLA), walaupun event ini kadang kadang

dihubungkan dengan istilah-istilah lain, seperti Camp Royal, Camp Enterprise, Youth Leaders

Seminars, atau Youth Conference.

Program RYLA dimulai di Australia pada tahun 1959, ketika muda-mudi dari seluruh negara

bagian Queensland dipilih untuk bertemu dengan Putri Alexandra, sepupu muda-belia dari Ratu

Elizabeth II. Anggota Rotary Brisbane, yang menjadi tuan rumah dari para peserta, terkesan

melihat kualitas dari para pemuda-pemudi itu. Kemudian diputuskanlah untuk setiap tahunnya,

mengumpulkan para pemimpin muda-mudi untuk melakukan kegiatan kegiatan sosial, kultural,

dan edukatif, selama satu minggu. Program RYLA berangsur-angsur berkembang di seluruh

Rotary district di Australia dan New Zealand. Pada tahun 1971, RI Board of Directors menetapkan

RYLA sebagai program resmi dari Rotary International. RYLA pada umumnya diselenggarakan

sebagai kegiatan district.

ROTARY COMMUNITY CORPS (RCC)****

Salah satu program dalam arsenal kegiatan pelayanan dan proyek-proyek Rotary sedunia, adalah

Rotary Community Corps (RCC). Sebelumnya, program ini dikenal sebagai Rotary Village Corps

atau Rotary Community Service Corps di daerah perkotaan. RCC adalah suatu bentuk pelayanan

swadaya masyarakat dari lapisan bawah (grassroots) yang diprakarsai oleh President RI M.A.T.

Caparas tahun 1986, sebagai alat untuk meningkatkan kualitas kehidupan di desa, rukun warga dan

masyarakat. Progam ini berangkat dari dasar pikiran, bahwa seringkali ditemukan banyak sekali

tenaga kerja, tetapi tidak ada proses untuk menggerakkan dan memberdayakan warga, untuk

melaksanakan proyek-proyek perbaikan yang berguna bagi masyarakat.

Progam ini berangkat dari dasar pikiran, bahwa seringkali ditemukan banyak sekali tenaga kerja,

tetapi tidak ada proses untuk memobilisasi para pria dan wanita, untuk melaksanakan proyekproyek

perbaikan masyarakat yang berguna.

RCC adalah kelompok yang disponsori oleh Rotary Club, yang terdiri dari orang orang yang

bukan anggota Rotary, yang berminat untuk membantu masyarakat dilingkungan mereka sendiri

dengan melaksanakan suatu proyek layanan yang tertentu. Para anggota Rotary menyumbangkan

keahlian professinya, memberikan bimbingan, menumbuhkan semangatnya, struktur organisasinya

dan beberapa bantuan materiil kepada RCC, yang para anggotanya, menyumbangkan tenaga kerja

dan pengetahuan mereka mengenai kebutuhan masyarakat mereka yang dilayani.

Dengan demikian, RCC adalah cara lain, bagi para anggota Rotary, untuk melayani masyarakat di

wilayah-wilayah yang sangat berkekurangan dan membutuhkan.

ROTARY VOLUNTEERS (SUKARELAWAN ROTARY)****

Anda bisa menemukan mereka bekerja secara suka rela di klinik klinik di daerah terpencil, di

penampungan penampungan pengungsi, di rumah rumah sakit darurat, di dusun dusun primitif,

dan di wilayah mereka sendiri. Mereka adalah para ahli dibidang administrasi, pengembangan

lingkungan, pendidikan, produksi pangan, kesehatan serta pengolahan air dan sanitasi. Mereka

itu sukarelawan Rotary.

Kegiatan Program Sukarelawan Rotary bernaung dibawah Vocational Service, yang

terdapat pada tingkat club, district maupun internasional. Para Rotarian ataupun non

Rotarian yang berkeinginan menjadi sukarelawan internasional dapat mendaftarkan diri

di RI World Headquarter, agar dapat di masukkan dalam Rotary Volunteers,

International Volunteers List. The Rotary Volunteers International Site List dan Rotary

Volunteers Resource List, dapat membantu para sukarelawan, untuk menemukan proyectproyect

yang cocok dengan mereka dan dapat mengaturnya sendiri dengan coordinator

proyek.

The Rotary Foundation menyediakan dana untuk biaya penerbangan dan suatu per diem yang

sederhana, untuk sukarelawan Rotary yang sudah terdaftar, anggota Rotary, Rotaract atau Rotary

Foundation alumni (yang memenuhi syarat), dan telah mendapatkan undangan dari suatu Rotary

Club di negara tuan rumah.

Para sukarelawan tidak mendapatkan gaji atau mendapatkan honor dari pekerjaan yang mereka

lakukan tersebut. Sudah banyak para sukarelawan Rotary yang menyumbangkan pengetahuan

mereka dalam berbagai ragam proyek kemanusiaan diseluruh dunia.

INTERACT ****

Interact Club, adalah service club para remaja, disponsori oleh Rotary, yang diluncurkan oleh RI

Board of Directors pada tahun 1962. Interact Club yang pertama dibentuk oleh Rotary Club

Melbourne, Florida, AS. Club-club Interact memberikan peluang bagi anak lelaki dan perempuan

usia Sekolah Menegah, untuk bekerjasama dalam suatu perkawanan pelayanan dunia dan

pengertian internasional. Istilah interact diambil dari “inter” untuk international, dan “act” untuk

action. Semua Club Interact harus disponsori dan disupervisi oleh suatu Rotary Club dan harus

merencanakan proyek-proyek pelayanan tahunan untuk sekolahnya, masyarakat sekitarnya serta

masyarakat dunia.

Sekarang sudah terbentuk lebih dari 8.600 club Interact dengan jumlah anggota sekitar 200.000,

yang tersebar di 110 negara. Interactor mengembangkan keterampilan dalam kepemimpinan dan

memperoleh pengalamanan praktis dalam menjalankan proyek-proyek layanan, sehingga dengan

demikian mereka mengetahui bagaimana merasakan kepuasan yang diperoleh dari melayani orang

lain. Tujuan utama dari Interact adalah menyediakan peluang bagi kawula muda untuk

menciptakan pengertian dan muhibah yang lebih luas diantara para remaja diseluruh dunia.

ROTARACT****

Setelah club-club Interact untuk para murid Sekolah Menengah berhasil dikembangkan pada awal

tahun 1960-an, RI Board of Directors kemudian meluncurkan Club Rotaract pada tahun 1968.

Organisasi baru ini dirancang untuk meningkatkan rasa tanggung-jawab kewarganegaraan dan

potensi kepemimpinan, dalam club-club yang beranggotakan pemuda pemudi, yang berusia antara

18 sampai dengan 30 tahun.

Club Rotaract yang pertama, di charter oleh Rotary Club Charlotte North, di Charlotte, North

Carolina, AS. Di tahun 2002, sudah ada lebih dari 170.000 anggota di lebih dari 6.500 Club

Rotaract di 153 negara. Club-club Rotaract menekankan pentingnya tanggung-jawab pribadi

sebagai dasar untuk keberhasilan diri dan keterlibatannya dalam masyarakat. Setiap club, setiap

tahun harus menyelesaikan sedikitnya dua proyek tahunan yang utama yang terdiri dari (1) proyek

untuk melayani masyarakat dan (2) proyek untuk mengembangkan pengertian antar bangsa.

Rotaract juga menyediakan peluang yang mengarah kepada sifat kepemimpinan yang lebih mantap

dan perkembangan professi. Para anggota Rotaract menikmati banyak kegiatan dalam bidang

sosial, juga program-program untuk memperbaiki kondisi masyarakat disekeliling mereka. Sebuah

Club Rotaract dapat bertahan, hanya apabila terus menerus disponsori, dibimbing dan dinasehati

oleh sebuah Rotary Club.

SELAYANG PERISTIWA-PERISTIWA PERTAMA ROTARY****

1.      Rotary pertama kalinya menyerahkan “Significant Achievement Awards” (Penghargaan Atas Prestasi Yang Berarti) pada tahun 1969 kepada club-club yang mempunyai proyekproyek yang unggul dalam layanan internasional atau masyarakat.

2.      Interact Club Rotary yang pertama di bentuk di Melbourne, Florida, Amerika Serikat pada tahun 1962, menjadi perintis bagi kira kira 8,600 Interact Club di 110 negara.

3.      Rotary Convention yang pertama diselenggarakan di belahan bumi Selatan, adalah di kota Rio de Janeiro, Brazil di tahun 1948.

4.      Community Service Proyect Rotary yang pertama, dimulai di tahun 1907, ketika para anggota Rotary Club Chicago mengadakan kampanye untuk membangun “toilet umum” di balai kota.

5.      Tahun pertama, dimana The Rotary Foundation menerima kontribusi sejumlah satu juta dollar dalam satu tahun, adalah di tahun 1964-65. Sekarang, lebih dari US$70 juta diberikan setiap tahunnya. Kontribusi yang terkumpul, sejak tahun 1917 sudah berjumlah lebih dari $1.3 milyar.

6.      Permohonan Rotary pertama, akan bantuan bagi korban musibah adalah di tahun 1913, ketika $25,000 diberikan untuk membantu korban banjir di Ohio dan Indiana, Amerika Serikat.

SEKRETARIS JENDERAL RI.****

Pekerjaan sehari-hari di Secretariat Rotary International berada dibawah pengawasan General

Secretary, seorang professional dan officer tertinggi dalam Rotary. General Secretary

bertanggung jawab pada RI Board of Directors dan President. Sekalipun General Secretary

bertanggung jawab pada RI Board of Directors dan President, ia senantiasa mengelola pekerjaan

yang dikerjakan oleh lebih kurang 600 anggota staf, yang merupakan Secretariat dari Rotary

International.

General Secretary bertindak sebagai sekretaris dari RI Board dan juga sebagai chief executive dan

financial director dari The Rotary Foundation, dibawah naungan the Trustees of the Foundation.

Ia bertindak pula sebagai sekretaris untuk semua Rotary Committees, Council of Legislation,

Regional Conferences, dan RI Convention yang diadakan setiap tahun.

General Secretary diangkat oleh RI Board untuk masa jabatan tidak lebih dari tiga tahun, yang

dapat diperbarui oleh Board. Sejak tahun 1910, sejumlah 10 orang telah memangku jabatan itu.

Chesley Perry, General Secretary yang pertama menjabat dari tahun 1910-1942. Yang menyusul

kemudian adalah Phil Lovejoy (1942-1952), George Means (1953-1972), Harry Stewart (1972-

1978), Herb Pigman (1979-1986 dan 1993-1995), Philip Lindsey (1986-1990), Spencer Robinson

Jr. (1990-1993), Geoffrey Large (1995-1997) dan S. Aaron Hyatt (1997-2000), Ed Futa ditunjuk

pada tahun 2000.

Sepanjang sejarah Rotary, pengaruh pribadi dan keterampilan administratif dari para General

Secretary kita, sangat mempengaruhi arah dari program-program dan kegiatan-kegiatan Rotary.

MEMILIH SEORANG PRESIDENT****

Setiap tahun seorang anggota Rotary yang terkemuka, dipilih sebagai Rotary International

President sedunia. Prosesnya dimulai setahun sebelumnya, ketika suatu Nominating Committee

dipilih, terdiri dari 17 orang yang diambil dari masing masing zone di dunia. Untuk memenuhi

syarat sebagai anggota Nominating Committee, seorang anggota Rotary harus pernah menjadi

anggota RI Board of Directors. Apabila tidak ada Past Director yang dapat diajukan dari zone itu,

seorang Past Trustee dari the Rotary Foundation atau seorang Past Governor yang pernah bertugas

dalam suatu RI Committee, dapat ditunjuk sebagai anggota Nominating Committee.

Nominating Committee bisa mempertimbangkan semua mantan RI Directors, sebagai calon

President. Anggota Nominating Committee dan Directors yang masih menjabat, tidak bisa

dicalonkan. Setiap Rotary Club berhak mengajukan nama seorang mantan Rotary Director kepada

Nominating Committee untuk dipertimbangkan. Nominating Committee bersidang pada bulan

September untuk memilih anggota Rotary yang akan dinominasikan sebagai President dan

namanya diumumkan kepada semua club.

Setiap Rotary Club boleh menyampaikan nominasi tambahan sebelum tanggal 1 Desember, yang

kemudian masih harus didukung oleh satu persen dari jumlah Rotary Club di dunia (kira-kira 300

Rotary Club). Jika hal ini tercapai, maka dilakukan pemungutan suara melalui pos (mail ballot).

Apabila tidak ada pencalonan tambahan yang diusulkan oleh club-club, maka yang dipilih oleh

Nominating Committee, dinyatakan sebagai President Nominee.

Sejak saat itu, anggota Rotary yang ulung itu bersama spousenya, akan melewatkan waktu lebih

dari setahun, untuk melakukan persiapan-persiapan, dan selama setahun kemudian, mengabdi pada

para anggota Rotary sedunia, sebagai President Internasional.

TEMA TAHUNAN ROTARY****

Pada tahun 1955, RI President A.Z. Baker mengumumkan tema, “Develop Our Resources (Kembangkanlah Sumberdaya-Sumberdaya Kita)” yang berlaku sebagai titik berat program Rotary. Semenjak itu, setiap President mengeluarkan tema untuk tahun masa bhakti Rotary-nya. Tema terpendek adalah pada tahun 1961-1962 ketika Joseph Abey memilih “Act (Bertindaklah).” Tema-tema satu kata lainnya, dipilih pada tahun 1958-1959 oleh Charles Tennent “Serve (Layanilah)” dan 1968-1969 oleh Kiyoshi Togasaki “Participate (Berpartisipasilah)”.

Pada tahun 1963-1964, Carl Miller mempunyai tema sesuai zaman, ketika ia mengajukan “Guidelines for Rotary in the Space Age (Pedoman bagi Rotary pada Zaman Ruang Angkasa).” Tema-tema lain yang ada kaitan dengan waktu adalah pada tahun 1980-1981 ketika Rolf Klarich menciptakan “Take Time to Serve (Sempatkanlah untuk Melayani)” dan William Carter pada tahun 1973-1974 menggunakan “Time for Action (Waktu untuk Beraksi)”. Dua buah tema memiliki kesamaan dengan iklan komersial: “A Better World through Rotary (Dunia yang Lebih Baik melalui Rotary)” (Richard Evans, 1968-1969) dan “Reach Out (Ulurkanlah Tangan)” (Clem Renouf, 1978-1979).

Jembatanpun merupakan sebuah metafor yang menyolok. Harold Thomas, 1959-1960, mendorong para anggota Rotary untuk “Build Bridges of Friendship (Membangun Jembatan Persahabatan)”; William Walk, 1970-1971, menciptakan “Bridge the Gap (Hilangkan Perbedaan)”; dan Hiroji Mukasa, 1982-1983, mencanangkan “Mankind is One – Build Bridges of Friendship Throughout the World (Umat Manusia itu Satu-Bangunlah Jembatan-Jembatan Persahabatan Di Seluruh Dunia)”.

Fokus pada dunia, diberikan oleh Stan McCaffrey pada tahun 1981-1982 dengan pesannya,“World Understanding and Peace Through Rotary (Pengertian Dunia dan Perdamaian Melalui Rotary)”. Pada tahun 1984-1985 oleh Carlos Canseco yang mengajak anggota-anggota Rotary untuk “Discover a New World of Service (Temukan Dunia Pelayanan yang Baru)”. Pada tahun-tahun lain, ditonjolkan individunya, seperti “You are Rotary (Anda adalah Rotary)” (Edd McLaughin, 1960-1961), “Goodwill Begins With You (Muhibah Dimulai Dengan Anda)” (Ernst Breitholtz, 1971-1972) dan “You are the Key (Andalah Kunci-nya)” (Ed Cadman, 1985-1986). Seringkali tema juga dimaksudkan mengajak anggota Rotary untuk lebih banyak melibatkan dirinya di dalam Club-club mereka, seperti “Share Rotary-Serve People (Berbagilah Rotary- Layanilah Orang)” (Bill Skelton, 1983-1984) atau “Make Your Rotary Membership Effective (Buatlah Keanggotaan Anda di Rotary Efektif)” (Luther Hodges, 1967-1968). Namun apakah anda “Review and Renew (Meninjau dan Memperbaharui lagi)”, “Take a New Look (Ambil Pandangan Baru)”, “Let Service Light Your Way (Biarkan Pelayanan Menerangi Jalan Anda)”

atau “Dignify the Human Being (Tingkatkan Martabat Manusia)”, yang jelas adalah bahwa para President Rotary Internasional memberikan kepada anggota Rotary, suatu acuan program tahunan yang penting untuk khusus diperhatikan. Pada tahun 1986-1987, President M.A.T. Caparas memilih pesan yang menggugah kita bahwa “Rotary Brings Hope (Rotary Membawa Harapan)”.

Charles Keller pada tahun 1987-1988 melihat “Rotarians United in Service, Dedicated to Peace (Anggota Rotary Bersatu Dalam Pelayanan, Berbakti kepada Perdamaian)”, sementara Royce Abbey meminta Fellow Rotarians di tahun 1988-1989 untuk “Put Life into Rotary-Your Life (Berikan Kehidupan pada Rotary–Kehidupan Anda)”. Hugh Archer (1989-1990) mengajak kita untuk “Enjoy Rotary! (Menikmati Rotary!)” dan Paulo Costa (1990-1991) meminta agar kita “Honor Rotary with Faith and Enthusiasm (Hormati Rotary dengan Keyakinan dan Semangat)”. Rajendra Saboo (1991-1992) mendesak setiap anggota Rotary untuk “Look Beyond Yourself (Melihat Melampaui Diri sendiri)”. Di tahun 1992-1993 Clifford Dochterman mengingatkan anggota Rotary, “Real Happiness is Helping Others (Kebahagiaan Sesungguhnya adalah Membantu Orang Lain)”. dan pada tahun 1993-1994, Bob Barth menasehati para anggota Rotary, “Believe in What You Do and Do What You Believe in (Yakin pada Apa Yang Anda Lakukan dan Lakukanlah Apa yang Anda Yakini)”. Pada tahun 1994-1995, Bill Huntley mendorong para

anggota Rotary untuk “Be a Friend (Jadilah seorang Teman)” bagi masyarakat mereka. Selama tahun 1995-1996, Herbert Brown meminta semua Rotarian untuk “Act with Integrity, Serve with Love, Work for Peace (Bertindak dengan jujur, Melayani dengan Kasih, Bekerja untuk Perdamaian)”.

Tahun 1996-1997, Luis Giay meminta Rotarian untuk “Build the Future with Action and Vision (Membangun Masa Depan dengan Karya dan Visi”. Glen Kinross di tahun 1997-1998 mengusulkan rencana untuk “Show Rotary Cares (Tunjukkan Kepedulian Rotary)” dan James Lacy meminta semua Rotarian untuk “Follow Your Rotary Dream (Melaksanakan Impian Rotarymu)”, di tahun 1998-1999. Di tahun 1999-2000 Carlo Ravizza mengusulkan tema Rotary 2000: “Act with Consistency, Credibility, Continuity (Bertindak secara konsisten, dipercaya, lancar)”. Tahun berikutnya, Frank Devlyn meminta Rotarian untuk “Create Awareness and Take Action (Ciptakan Kesadaran dan Ambil Tindakan)”, dan pada tahun 2001-2002, Richard King mengingatkan Rotarian bahwa “Mankind is Our Business (Umat Manusia adalah Urusan Kita)”. Di tahun 2002-03, Bhichai Rattakul mendorong Rotarian untuk “Sow The Seeds of Love (Taburkanlah Benih Kasih)”.

LARANGAN MELAKUKAN KAMPANYE ****

Salah satu pasal yang menarik dari Rotary International Bylaws menetapkan bahwa “Tidak seorangpun anggota Rotary yang boleh melakukan kampanye, meminta-minta, melakukan kegiatan mencari dukungan, untuk sesuatu posisi di Rotary International, yang ditentukan oleh pemungutan suara (elective office)”. Ketentuan ini mencakup jabatan District Governor, Director Rotary Internasional, President RI dan kedudukan-kedudukan dalam berbagai Committee, yang juga ditentukan oleh pemungutan suara. Policy Rotary melarang pengedaran brosur, literature ataupun surat-surat dari seorang calon atau dari siapa saja atas nama calon.

Setelah seorang anggota Rotary menyatakan kesediaannya untuk menjadi calon untuk salah satu elective office, ia harus menghentikan perjanjian untuk berbicara, menampilkan dirinya, atau melakukan publikasi yang bisa diartikan sebagai promosi mengenai pencalonannya. Satu-satunya informasi yang boleh dikirim ke Club-club mengenai calon bagi sesuatu elective office, adalah informasi resmi yang diedarkan oleh general secretary dari Rotary International. Seorang anggota Rotary yang menjadi calon untuk suatu posisi yang didasarkan pada pemungutan suara, seperti District Governor atau RI director, harus menghindari tindakan apapun, yang dapat ditafsirkan sebagai tindakan untuk memperoleh keuntungan yang tidak fair atas calon calon lain. Mengabaikan ketentuan yang melarang dilakukannya kampanye ini, bisa berakibat diskualifikasi dari calon yang bersangkutan.

Didalam organisasi Rotary ada keyakinan, bahwa riwayat pengabdian seseorang anggota Rotary serta kualifikasinya untuk sesuatu jabatan, berdiri sendiri dan tidak memerlukan publikasi atau promosi khusus.

PERMULAAN DARI THE ROTARY FOUNDATION

Beberapa proyek yang hebat tumbuh dari benih yang kecil. Permulaan the Rotary Foundation pun sesederhana itu. Pada tahun 1917 President RI, Arch Klumph berkata kepada delegasi di Atlanta Convention “Tampaknya sangat pantas kalau kita bisa menerima sumbangan dana dengan tujuan

melakukan suatu kebaikan di dunia ini”.

Responsnya sopan dan menyenangkan, tetapi dananya sendiri lambat terwujud. Setahun kemudian terbentuk “Dana Amal Rotary (Rotary Endowment Fund)”, begitulah awal mula namanya, dan sumbangan pertama sejumlah $26.50 diterima dari Rotary Club Kansas City. Jumlah ini adalah saldo lebih dari pembukuan Kansas City Convention menyusul pertemuan tahunan pada tahun 1918. Sumbangan-sumbangan tambahan dalam jumlah yang kecil diterima setiap tahunnya, tetapi setelah enam tahun dana amal itu baru mencapai $ 700.

Satu dasawarsa kemudian, The Rotary Foundation didirikan secara resmi sewaktu Minneapolis Convention tahun 1928. Dalam empat tahun berikutnya dana Rotary Foundation bertambah menjadi $ 50.000. Pada tahun 1937 diumumkan target sebesar $ 2 juta, untuk The Rotary Foundation, tetapi rencana-rencana ini terputus dan selanjutnya ditinggalkan dengan pecahnya Perang Dunia II.

Pada tahun 1947, dengan meninggalnya Paul Harris, suatu era baru terbuka bagi the Rotary Foundation, ketika pemberian-pemberian untuk mengenang dan menghormati Paul Harris sang pendiri Rotary itu, mengalir masuk. Sejak saat itu, The Rotary Foundation berhasil mencapai tujuan mulianya, yaitu meneruskan “Pengertian dan hubungan-hubungan bersahabat antara bangsa bangsa dari berbagai negara”. Menjelang tahun 1954 untuk pertama kalinya The Rotary Foundation menerima setengah juta dolar dalam satu tahun, dalam bentuk sumbangan-sumbangan. Dan pada tahun 1965 diterima satu juta dolar.

Mengejutkan kalau dibayangkan bahwa dari permulaan yang sederhana itu, The Rotary Foundation sekarang menerima lebih dari $ 65 juta setiap tahunnya untuk karya-karya pendidikan dan kemanusiaan seantero dunia.

DANA ABADI DARI THE ROTARY FOUNDATION

Adalah Arch Klumph, bapak dari The Rotary Foundation, yang mengatakan: ”Kita hendaknya melihat Foundation itu bukan sesuatu untuk hari ini ataupun besok, tetapi kita fikirkan Foundation itu sebagai sesuatu untuk jangka panjang generasi-generasi mendatang” Karena itu keberadaan Dana Abadi (Permanent Fund) bagi Foundation, dianggap sebagai cara yang sangat penting untuk menjamin masa depan program-program pendidikan dan kemanusiaan Rotary. Kontribusi yang diberikan kepada Permanent Fund, yang dahulu disebut Endowment for World Understanding and Peace (Dana Amal untuk Pengertian dan Perdamaian Dunia) di investasikan untuk masa depan. Hasil dari investasi itu saja, yang digunakan untuk mendukung program-program dari Rotary Foundation. Pada akhirnya Dana Abadi itu dimaksudkan, dapat memberikan suplemen yang mantap dan aman untuk mendukung the Rotary Foundation, sehingga terjaminlah selalu, tingkat kegiatan program yang minimal serta memberikan peluang pada kemungkinan perluasannya dan program-program baru di masa depan.

Kepada penyumbang Dana Abadi, the Rotary Foundation memberikan penghargaan khusus dengan nama Major Donor, Bequest Society Member dan Benefactor. Major Donor menyumbangkan US$10,000 atau lebih; Bequest Society Member menyisihkan dalam wasiat mereka US$10,000 atau lebih untuk disumbangkan kepada Rotary Foundation; dan Foundation Benefactor membuat ketentuan dalam wasiat mereka atau langsung memberikan $1,000 pada Dana Abadi. Perorangan-perorangan ini memastikan agar The Rotary Foundation tetap merupakan tenaga yang kuat untuk kebaikan-kebaikan di dunia, jauh ke masa depan.

AMBASSADORIAL SCHOLARSHIP

Program Ambassadorial Scholarship dari The Rotary Foundation adalah program beasiswa internasional terbesar, yang dibiayai oleh swasta. Pada tahun 1947, 18 “Rotary Fellows” dari 11 negara memperoleh Rotary scholarship untuk satu tahun akademik. Ketika belajar di negara lain, mereka bertugas pula sebagai duta-duta muhibah dari negaranya. Sejak saat itu, sekitar UU$413 juta telah dikeluarkan untuk beasiswa bagi sekitar 34.000 orang yang terpilih dari sekitar 110 negara dan kuliah di 105 negara di seputar dunia.

Maksud dari Program Beasiswa adalah untuk meningkatkan pengertian internasional dan hubungan-hubungan bersahabat antara orang-orang dari berbagai negara. Para penerima beasiswa diharapkan menjadi duta-duta muhibah yang baik dan berkualitas terhadap orang-orang di Negara tuan rumah, melalui penampilan yang baik, formal maupun informal, dihadapan kelompokkelompok Rotary maupun non-Rotary. Setiap penerima beasiswa, memperoleh seorang anggota Rotary sebagai pendamping (Host Rotarian Counselor), agar lebih mudah terlibat dalam Rotary dan berintegrasi dengan budaya tuan rumah.

Sejak Tahun Program 1994-1995, The Rotary Foundation menawarkan dua jenis beasiswa baru, sebagai tambahan atas Ambassadorial Scholarship untuk setahun akademik. Multiyear Ambassadorial Scholarship diberikan untuk jangka waktu 2 tahun. Program ini khusus untuk program studi diluar negeri yang berorientasi pada perolehan gelar. Cultural Ambassadorial Scholarship menyediakan dana selama tiga atau enam bulan, untuk mempelajari bahasa secara intensif dan menyelami kebudayaan negara lain.

Selain merupakan investasi dalam pendidikan pemimpin masa depan, beasiswa dari The Rotary Foundation dapat menciptakan hubungan-hubungan pribadi antar negara dan merupakan langkah penting dalam upaya peningkatan pengertian dan muhibah yang lebih besar di dunia.

BEA SISWA ROTARY UNTUK PERDAMAIAN DUNIA

Pada tahun 1999 The Rotary Foundation meluncurkan Rotary Centers for International Studies untuk perdamaian dan pemecahan konflik, suatu kerjasama dengan 8 (delapan) Universitas terkenal dari seluruh dunia, yang bertujuan menawarkan kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih tinggi bagi sekelompok Rotary World Peace Scholars, yang dipilih dari berbagai negara dan budaya.

Setiap tahun dilaksanakan seleksi. untuk mendapatkan 70 sarjana, yang akan memulai program pendidikan untuk gelar Master selama 2 tahun, atau memulai program untuk mendapatkan certificate, dalam mata-mata pelajaran pemecahan konflik, perdamaian dan hubungan internasional. Setiap Rotary District boleh mencalonkan satu kandidat untuk ikut bersaing dalam proses seleksi ini, bersama kandidat-kandidat lain dari seluruh dunia, yang diadakan setiap tahum.

World Peace Scholars yang pertama, sudah memulai studi mereka di tahun ajaran 2002-2003. Rotary Centers memberikan kesempatan kepada pemimpin-pemimpin masa depan, untuk mempelajari akar permasalahan dari penyebab konflik, teori-teori hubungan internasional dan contoh-contoh dari suatu kerjasama yang efektif. Disamping akademika, sarjana Rotary memperoleh peralatan praktis dalam penyelesaian konflik, yang dapat digunakan dalam karier yang akan mereka pilih. Rotary Centers juga membantu upaya peningkatan riset, pengajaran dan publikasi mengenai issue-issue yang berkaitan dengan penyelesaian konflik dan pengertian dunia.

Rotary Centers for International Studies merupakan satu babak baru yang menggairahkan, didalam misi Rotary yang membantu menciptakan pengertian dan perdamaian dunia. Diperkirakan bahwa Sarjana Rotary World Peace akan memberikan sumbangan yang signifikan, yang beragam kepada masyarakat dunia, misalnya bekerja di badan badan internasional seperti Perserikatan Bangsa Bangsa atau di pemerintahannya sebagai diplomat, pejabat kementerian luar negeri, ahli ekonomi atau analis kebijakan (policy analyst).

GROUP STUDY EXCHANGE (GSE)

Salah satu program yang paling populer dari The Rotary Foundation adalah Group Study Exchange (GSE). Sejak pertukaran dua kelompok pertama, antara district di California dan district di Jepang pada tahun 1965. Program ini telah memberikan banyak pengalaman edukatif pada lebih dari 44,500 pengusaha dan kaum profesional, lelaki dan perempuan, yang telah bergabung dalam kira-kira 9,000 kelompok. Dalam program GSE, dua district yang berpasangan, mengirim dan menerima tim-tim studi mereka. Sejak tahun 1965, hampir $79.5 juta telah dialokasikan oleh The Rotary Foundation untuk Group Study Exchange sebagai grant.

Salah satu segi yang menarik dari GSE adalah peluang bagi tim tamu untuk bertemu, berbicara dan tinggal bersama anggota Rotary dan keluarga mereka dalam semangat persahabatan dan keramah-tamahan yang hangat. Selain mempelajari tentang negara lain, ketika mereka mengunjungi perladangan, sekolah-sekolah, industri-industri, kantor-kantor profesional, dan pemerintah, para anggota tim GSE bertindak sebagai duta-duta muhibah. Mereka memperkenalkan bangsa mereka kepada para anggota Rotary lain dan orang-orang lain dalam masyarakat Negara tuan rumah yang dikunjungi. Di tahun-tahun belakangan ini, tim yang terdiri dari hanya satu vocation ataupun suatu grup kebudayaan, telah dipertukarkan. Beberapa tim GSE membuahkan proyek-proyek kemanusiaan antara negara mereka. Banyak dari kontak-kontak pribadi ini, berkembang menjadi persahabatan yang abadi.

Sungguh, program Group Study Exchange telah memberikan suatu cara yang paling menyenangkan, praktis dan bermakna untuk meningkatkan pengertian dunia bagi para anggota Rotary.

HEALTH, HUNGER AND HUMANITY (3-H) GRANTS

Pada tahun 1978, Rotary meluncurkan kegiatan layanan kemanusiaannya yang paling komprehensif dengan Program Kesehatan, Kelaparan dan Kemanusiaan. Program Health, Hunger And Humanity Grants (3-H) dirancang untuk melaksanakan proyek-proyek berskala besar, yang melampaui kemampuan Rotary Club baik secara individual maupun berkelompok. Sejak 1978, lebih dari 320 proyek 3-H yang berbeda beda, telah disetujui dan dilaksanakan di 74 negara yang berlainan, dengan pengucuran dana yang melebihi US$85 juta. Tujuan dari proyekproyek ini adalah peningkatan kesehatan, pengentaskan kemiskinan, dan peningkatan pengembangan kemanusiaan, kebudayaan dan sosial, bagi umat diseluruh dunia. Sasaran akhirnya adalah memajukan pengertian internasional, muhibbah dan perdamaian.

Proyek 3-H yang pertama adalah imunisasi polio atas enam juta anak-anak di Philipina. Ini adalah kelahiran dari apa yang kita kenal sekarang sebagai program PolioPlus. Ketika 3-H terus mengalami kemajuan, ditambahkan program-program baru untuk membantu orang-orang di wilayah-wilayah yang sedang berkembang di dunia. Pada saat ini, selain imunisasi polio masal terhadap lebih dari 2 miljar anak-anak di berbagai negara, 3-H mengembangkan pula programprogram mengenai gizi, pendidikan kejuruan, peningkatan produksi pangan, rehabilitasi korban polio dan aktivitas lain yang menguntungkan banyak orang di negara-negara berkembang. Semua proyek 3-H didukung oleh sumbangan suka rela dari para Rotarian melalui The Rotary Foundation.

MATCHING GRANTS

Diantara program program dari The Rotary Foundation ada Matching Grants yang membantu Rotary Club dan district melaksanakan proyek proyek layanan internasional. Sejak 1965 lebih dari 16,000 grant telah diberikan untuk proyek proyek di 191 negara, mencapai jumlah lebih dari US$165 juta.

“The Rotary Foundation akan menandingi dana sebasar 50% dari jumlah sumbangan tunai dari semua club dan/atau district; dan sebesar 100% terhadap sumbangan DDF dari semua district. Sebagian dari sumbangan harus datang dari club atau district diluar negara dimana proyek tersebut dilaksanakan. (DDF adalah 50% dari Annual Giving district kepada The Rotary Foundation 3 tahun sebelumnya. Penggunaanya ditentukan oleh district).” (berbeda dengan ABC 2002)

Matching Grants telah diberikan untuk memperbaiki rumah sakit, mengembangkan program sekolah, mengebor sumur air, membantu orang orang cacad atau orang orang yang memerlukan perhatian medis tertentu, memberikan pelbagai sumberdaya bagi panti panti asuhan, menciptakan fasilitas sanitasi, membagikan makanan dan perangkat medis, dan melaksanakan beragam proyek pelayanan internasional dalam bentuk lain di daerah daerah yang membutuhkannya di dunia. Beberapa dana bantuan diperuntukan untuk proyek proyek yang nilainya berkisar antara US$15,000 sampai US$50,000, tetapi kebanyakan berkisar diantara US$5,000 sampai US$10,000.

Matching Grant tidak disetujui untuk membeli tanah atau membangun gedung, (tanpa kecuali; berbeda dengan ABC 2002) dan tidak boleh digunakan untuk proyek proyek yang sedang berjalan atau yang sudah selesai. Keterlibatan pribadi anggota-anggota Rotary diperlukan dan manfaatnya hendaklah melampaui yang menerima. Program Matching Grant ini merupakan bagian yang sangat signifikan dari The Rotary Foundation dan memberikan rangsangan (insentif) terhadap club untuk melaksanakan proyek

layanan internasional yang bermanfaat di bagian lain dari dunia ini. Jelaslah, mereka ini memupuk muhibbah dan pengertian dimana hal ini memang sejalan dengan tujuan tujuan dari The Rotary Foundation.

INDIVIDUAL AND DISTRICT SIMPLIFIED GRANTS****

Pada tahun 2002, The Rotary Foundation Trustees menyerderhanakan struktur dari Humanitarian Grants dan mengganti beberapa grants program dengan Individual Grants dan District Simplified Grants.

Individual Grants, yang menggantikan Rotary Volunteers dan Discovery Grants, mendukung biaya perjalanan seorang Anggota Rotary yang merencanakan atau melaksanakan proyek layanan di luar negeri. Volunteers harus berkarya di suatu negara lain dari negaranya sendiri atas undangan Rotary Club tuan rumah.

District Simplified Grants melayani kebutuhan yang sama juga seperti Helping Grants, Humanitarian Transportation Grants, Community Assistance Service Program Awards, New Opportunities Grants, yang semuanya mulai dihapus sejak 1 Januari 2003. Semua grants ini membantu kegiatan pelayanan atau usaha kemanusiaan dari district-district, dibiayai oleh District Designated Funds (DDF) dari district yang berpartisipasi.

POLIOPLUS

PolioPlus adalah upaya besar besaran dari Rotary dalam pembasmian poliomyelitis dari permukaan bumi pada tahun 2005. Program ini diluncurkan pada tahun 1985 dengan tujuan “menghimpun dana sejumlah US$120 juta untuk melakukan imunisasi terhadap polio selama lima tahun, pada anak-anak di negara-negara berkembang. Kampanye penggalangan dana untuk PolioPlus sampai dengan tahun 1988 mencapai rekor US$247 juta, dan pada tahun 2005, sumbangan para Rotarian untuk pembasmian Polio secara global diperkirakan akan melebihi US$500 juta. Upaya yang sama pentingnya adalah laskar sukarelawan yang amat besar yang dikerahkan oleh Rotary International. Ratusan ribu sukarelawan memberikan dukungan pada pelaksanaan program ini di tingkat daerah selama Hari Hari Imunisasi Nasional serta mengikut sertakan masyarakat dalam kegiatan program imunisasi dan kegiatan pembasmian polio lainnya.

Pada tahun 1988 Rotary bergandengan tangan dengan World Health Organization (WHO) dalam komitmen membasmi polio di tahun 2005, pada ulang tahun Rotary ke 100. Rotary bekerja sama dengan WHO, United Nations Children’s Fund (UNICEF), dan US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pemerintah-pemerintah nasional dan lain-lain, yang mewujudkan kerjasama swasta dan pemerintahan yang terbesar, yang pernah terjadi dibidang kesehatan. Sebagai hasil dari usaha Rotary International dan mitra-mitranya, hampir dua milyar anak telah menerima tetesan vaksin polio dan telah terlindungi dari bahaya poliomyelitis. WHO menyatakan bebas polio bagi kontinen Amerika di tahun 1994, wilayah Barat Samudra Pasifik di tahun 2000 dan wilayah Eropa di tahun 2002.

Mulai tahun 2002, jumlah kasus polio telah menurun sebanyak 99 persen dibanding tahun 1985. Upaya-upaya pembasmian virus, difokuskan pada 10 negara tersisa, dimana polio masih endemic — semuanya di Afrika dan Asia Selatan.

Mencapai “eradikasi polio” adalah suatu upaya yang sulit (hanya satu penyakit, yaitu cacar, yang pernah dibasmi total) dan mahal (total biaya diperkirakan hampir $3 milyar). Negaranegara dengan status endemis polio, berisiko tinggi, maupun negara-negara dengan status baru endemis polio, perlu melaksanakan Hari Hari Imunisasi Nasional untuk memberikan vaksinasi kepada semua anak-anak balita, serta melanjutkan memberikan vaksinasi kepada anak-anak di seluruh muka bumi ini, memberikan laporan yang sistematis tentang kasus kasus yang mencurigakan, dan bertindak cepat ketika muncul wabah, serta membangun jaringan-jaringan laboratorium.

Pada tahun 2002, kekurangan dana sejumlah US$275 juta dianggap telah menjadi kendala yang paling signifikan dalam upaya pembasmian virus secara global. Untuk membantu mengisi kekurangan dana tersebut, Rotary meluncurkan kampanye baru, untuk pengumpulan dana buat eradikasi polio, yang disebut Fulfilling Our Promise,Eradicate Polio, dengan target, US$80 juta dapat terkumpul selama tahun 2002-2003.

Lembaga non pemerintah manapun belum pernah membuat komitmen dalam skala PolioPlus. Ini bolehlah dianggap, sebagai layanan kemanusiaan yang terbesar yang pernah disaksikan di dunia. Setiap anggota Rotary sepatutnya bangga atas prestasi ini.

PAUL HARRIS FELLOWS

Tak diragukan, langkah yang paling penting untuk melakukan promosi “sumbangan sukarela” kepada The Rotary Foundation diawali pada tahun 1957, ketika gagasan Paul Harris Fellow Recognition, untuk pertama kalinya dilontarkan. Meskipun konsep sumbangan sukarela sejumlah US$ 1,000 kepada The Rotary Foundation berkembang lambat, namun pada awal 1970 sudah menunjukkan kepopulerannya. Medali “Paul Harris Fellow” yang unik, pin dan sertifikat yang menarik, menjadi simbol yang sangat dihormati, sebagai wujud komitmen finansial yang substansial pada The Rotary Foundation, oleh anggota-anggota Rotary dan kerabat mereka diseluruh dunia. Pada tahun 2002, sejumlah 813,000 Paul Harris Fellows telah terdaftar pada The Rotary Foundation.

Pendampingnya Paul Harris Fellow, dikenal sebagai Rotary Foundation Sustaining Member, suatu penghargaan yang diberikan kepada seseorang yang telah memberikan sendiri sumbangan $100, atau sebagai pengehormatan telah diberikan atas namanya, dengan perjanjian bahwa akan menyumbang seterusnya, sampai kelak tercapai jumlah $1000. Saat itu, Sustaining Member menjadi Paul Harris Fellow.

Kepada Paul Harris Fellows diberikan penghargaan khusus, bila menyumbang tambahan sejumlah US$ 1,000 kepada The Rotary Foundation. Penghargaannya adalah dalam bentuk Pin Emas yang unik, dilengkapi dengan satu “Batu Biru” yang menandakan tambahan US$1000. “Batu Biru” itu, diberikan untuk setiap tambahan $1000 pada tingkat US$ 2,000 sampai US$ 6,000. Penghargaan dengan “Pin Batu Merah” menandakan sumbangan telah mencapai US$7,000 sampai dengan US$9,000. Penghargaan “Paul Harris Fellow” merupakan suatu insentif yang penting sekali demi kesinambungan sumbangan, yang diperlukan untuk membiayai program-program The Rotary Foundation yang jumlahnya begitu banyak demi tujuannya untuk membangun muhibah dan pengertian di dunia.

“CITATION FOR MERITORIOUS SERVICE” dan “DISTINGUISHED SERVICE AWARD” ****

Ada dua buah tanda penghargaan yang sangat istimewa, yang sesekali dihadiahkan oleh The

Trustees of The Rotary Foundation, kepada anggota Rotary yang telah menunjukkan pengabdian

yang menonjol kepada The Rotary Foundation.

1.      The Rotary Foundation Citation for Meritorious Service (Penghargaan atas layanan yang bermanfaat) menghargai pengabdian yang berarti dan penuh dedikasi, dari seseorang anggota Rotary dalam rangka memajukan program-program dari The Rotary Foundation dan dengan demikian mewujudkan tujuan “hubungan bersahabat yang lebih baik diantara bangsa-bangsa di dunia”.

2.      The Rotary Foundation Distinguished Service Award (Penghargaan atas layanan yang ulung), yang diberikan kepada seseorang anggota Rotary, yang memberikan serangkaian jasa yang luar biasa kepada The Rotary Foundation. Dasarnya lebih luas dan melampaui tingkat district dalam kurun waktu yang panjang. Distinguished Service Award merupakan pengakuan atas upaya-upaya dari seorang anggota Rotary, yang telah menerima The Rotary Foundation Citation for Meritorious Service, yang terus menerus berupaya untuk meningkatkan pengertian internasional.

Kedua penghargaan yang terpilih ini, diberikan karena pengabdian pribadinya kepada The Rotary Foundation, karena teladan dan bukan karena sumbangan keuangannya. Dalam setahun tidak lebih

dari 50 Distinguished Service Awards diberikan oleh Trustees of The Rotary Foundation. Untuk setiap District, setiap tahun hanya ada satu penerima The Rotary Foundation Citation of Meritorious Service. Penerima dari The Rotary Foundation Citation for Meritorious Service, baru bisa memperoleh The Rotary Foundation Distinguished Service Award, sesudah empat tahun penuh atau lebih. Adalah kebanggaan tersendiri bagi setiap Rotarian untuk menerima salah satu dari penghargaan yang paling terhormat ini, dari The Trustees of The Rotary Foundation.

HUBUNGAN MASYARAKAT (PUBLIC RELATIONS) DARI ROTARY

Secara historis anggota Rotary mempertahankan mitos bahwa Rotary tidak mencari publikasi, tetapi membiarkan perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan berbicara sendiri. Suatu kebijakan dari tahun 1923 yang menyatakan bahwa “tujuan utama Rotary Club dalam memilih suatu aktivitas pelayanan masyarakat, bukanlah untuk mendapatkan publikasi“, seringkali diartikan bahwa Rotary Club hendaklah menghindari publikasi dan upaya upaya Public Relation (PR). Sesunguhnya, pernyataan tahun 1923 itu, menyatakan selanjutnya bahwa “sebagai suatu cara untuk memperluas pengaruh Rotary, publikasi yang wajar harus diusahakan untuk suatu proyek yang bermanfaat dan telah dilaksanakan dengan baik.”

Falsafah PR yang lebih modern diterima pada pertengahan tahun 1970-an yang menegaskan bahwa “publikasi yang baik, hubungan masyarakakat yang menguntungkan dan citra yang positif, mesti diminati dan dijadikan sasaran yang esensial bagi Rotary”; seandainya Rotary ingin memupuk pengertian, apresiasi dan dukungan atas Object of Rotary, serta program-programnya dalam memperluas pelayanan kemanusiaan. Saat ini, banyak anggota Rotary mengakui, bahwa Public Relations atau Humas yang aktif, adalah vital bagi keberhasilan Rotary.

Suatu service projcet yang dilaksanakan dengan baik dianggap sebagai suatu pesan PR yang terindah dari Rotary. Adalah sangat esensial bahwa Rotary Club berupaya secara optimal, untuk memberikan informasi kepada publik tentang proyek-proyek tersebut. Pada saat Club dan Rotary District memikirkan hubungan masyarakat yang efektif, maka penting diingat: Apabila anggota Rotary berpikir tentang Rotary, sesungguhnya kita memikirkan tujuan dan motivasi kita yang mulia. Bilamana dunia berfikir tentang Rotary, yang dapat diingatnya hanyalah tindakan-tindakan dan pelayanan yang telah kita lakukan.

WEBSITE DARI ROTARY INTERNATIONAL

Sejak akhir tahun 1990’an, Rotary International (RI) telah menggunakan Internet untuk berkomunikasi dengan semua anggotanya dan untuk menunjukkan program-program serta aktivitas Rotary yang beraneka-ragam. Website RI yang resmi adalah http://www.rotary.org Website ini juga memberikan fasilitas kepada para anggota untuk melakukan transaksi bisnis online, seperti melakukan pemesanan RI Publications, memberikan sumbangan sukarela kepada The Rotary Foundation, sampai registrasi untuk hadir di RI Convention dan pertemuan pertemuan lainnya. Club Officers dapat memasuki Business Portal dari website itu, untuk memasukkan perubahan yang terjadi pada data keanggotaan clubnya. Dengan menggunakan Where Clubs Meet, para anggota dapat dengan mudah menelusuri tempat-tempat dimana mereka bisa make up. Download Center di website itu, mensajikan seperangkat Publications dan Forms; dengan mengaksesnya semua anggota Rotary dengan lebih mudah dan tidak mahal, bisa mendapatkan materi Rotary. Rotary Information disajikan dalam delapan bahasa resmi Rotary oleh Language Communities dan mempunyai link pada site-site berbahasa resmi lainnya, yang dikelola diseluruh dunia oleh para Anggota Rotary.

Website RI memberikan informasi secara luas, termasuk berita-berita Rotary yang mutakhir. Mengunjungi http://www.rotary.org sangat mendidik bagi semua Anggota Rotary.

PENGUNAAN LAMBANG-LAMBANG ROTARY

Lambang Rotary International (RI) dan perkataan “Rotary” adalah beberapa dari beberapa perkataan dan logo yang dipakai oleh Rotary International, anggota Rotary dan Rotary Club diseluruh dunia, sebagai merek dagang dan merek pelayanan mereka. Secara kolektif disebut “Lambang-lambang Rotary” (Rotary Marks). Lambang-lambang Rotary terdaftar di lebih dari 40 negara. Hal ini mengkukuhkan penggunaan lambang secara eksklusif oleh assosiasi kita dan memperkokoh posisi RI, dalam menghindari penyalahgunaan oleh orang-orang maupun lembagalembaga yang tidak berwenang. RI Board of Directors telah membuat suatu pedoman bagaimana para anggota Rotary, Rotary Club, District serta Lembaga-lembaga Rotary lainnya, menggunakan lambang-lambang itu. Pedoman ini dapat dibaca dalam Rotary Code of Policies dan dalam Manual of Procedure.

Adalah hak dan tanggung jawab semua Anggota Rotary untuk memakai dan menggunakan lambang Rotary dengan bangga. Dengan taat pada pedoman yang dicanangkan oleh RI Board, tentang bagaimana mempergunakan lambang-lambang Rotary, akan membantu terhindarnya penyalah-gunaan lambang-lambang itu dan akan selalu terperlihara bahwa penggunaannya hanya untuk kepentingan anggota Rotary.

Kalau perkataan “Rotary” dan lambang Rotary, dipakai tersendiri, maka hal itu biasanya menunjuk pada organisasi kita secara keseluruhan, yaitu Rotary International, dengan cita cita dan prinsip prinsipnya. Bila menggunakan kata “Rotary” atau Lambang Rotary, terkait dengan atau atas nama suatu kegiatan dari suatu club, district dan lembaga Rotary yang lain, haruslah menambahkan didekatnya, nama mereka sebagai tanda pengenal yang sama menonjolnya dengan lambang Rotary. Hal ini untuk memastikan bahwa club atau district yang terkait, mendapatkan pengakuan atas kegiatan itu. Club maupun District tidak diperbolehkan menggunakan Lambang Rotary apabila terkait dengan kegiatan yang tidak dibawah pengawasannya atau atas nama suatu organisasi yang melibatkan non Rotarian atau kelompok lain. Dalam hal memberi nama pada suatu kegiatan club bersama District Foundation, maka kata “Rotary” dan “Foundation” haruslah dipisahkan oleh sedikitnya satu kata lain. Misalnya Rotary Sedona West Foundation, atau Chicago Rotary Club Foundation.

Bila menggunakan Lambang Rotary, Club maupun District tidak boleh melakukan perubahan, memodifikasi, atau menutupinya dengan apapun, atau menreproduksinya bagaimanapun, sehingga berbeda dari bentuk aslinya yang utuh. Lambang Rotary boleh di reproduksi dalam satu warna apapun. Apabila direproduksi dalam lebih dari satu warna, haruslah dilakukan dalam warna-warna yang resmi yaitu biru dan emas.

Para anggota Rotary dianjurkan untuk membeli barang-barang yang berlambang Rotary hanya dari mereka yang mendapatkan Lisensi dari RI. Hal ini untuk menjamin agar reproduksi lambanglambang

tersebut dilakukan dengan benar dan tidak digunakan oleh penjual-penjual yang tidak memiliki lisensi. Anggota Rotary dianjurkan untuk memakai lambang Rotary (Rotary pin) pada kelepak jas/kemeja yang dipakai. Lambang Rotary tidak boleh dicantumkan pada business stationery, kartu nama bisnis, maupun di pintu-pintu dan jendela, dari tempat usaha seseorang anggota Rotary.

Lambang Rotary tidak boleh digunakan untuk tujuan komersial. Lambang Rotary adalah symbol dari Rotary Club dan layanan yang mereka berikan dan harus digunakan hanya sebagai tanda pengenal bagi club dan anggotanya, proyek-proyek dan program-programnya. Oleh karena itu tidaklah diizinkan untuk menggunakan lambang Rotary dalam kampanye politik atau bergandengan dengan nama atau lambang lain yang tidak diakui oleh Rotary International. Lembaga-lembaga Rotary yang menginginkan Lambang Rotary digunakan untuk tujuan-tujuan sponsorship atau kemitraan, harus menghubungi club mereka dan wakil dari District Administration di Sekretariat RI, untuk mengetahui garis pedoman dari RI Board yang paling mutakhir.

Lambang Rotary dapat di download dari Website RI di http://www.rotary.org.

BULAN BULAN KHUSUS YANG DITAATI ROTARY

Dalam kalendar Rotary, sejumlah bulan ditetapkan untuk menegaskan pelaksanaan programprogram

utama dari Rotary Internasional:

1.      January ditetapkan sebagai Rotary Awareness Month (Bulan Kesadaran Rotary). Pada bulan ini adalah waktunya untuk memperluas pengetahuan tentang Rotary dan kegiatan-kegiatannya bagi para anggotanya dan seluruh masyarakatnya.

2.      Pebruari ditetapkan sebagai World Understanding Month (Bulan Pengertian Dunia). Bulan ini dipilih karena di dalamnya terdapat hari ulang tahun Rotary Interntional, 23 Pebruari. Selama bulan ini, selain menampilkan program-program yang meningkatkan pengertian internasional dan muhibah, Rotary juga dihimbau untuk meluncurkan proyek-proyek World Community Service di bagian lain dari dunia ini.

3.      Maret ditetapkan sebagai World Rotaract Week (Pekan Rotaract Sedunia), yaitu pekan dimana jatuh tanggal 13 Maret. Ini adalah waktunya di mana Club-club dan District-district Rotary memeriahkan Rotaract, dengan bergabung dalam proyek-proyek dari Club-club Rotaract mereka.

4.      April dicanangkan sebagai Magazine Month (Bulan Majalah Rotary). Di sepanjang bulan ini, Club-club menyusun program dan kegiatan yang mempromosikan kegemaran membaca dan mepergunakan majalah The Rotarian dan majalah-majalah regional resmi yang lain dari Rotary.

5.      Juni adalah Fellowship Month, waktunya untuk menunjukkan perhatian dan bergabung dalam salah satu dari puluhan Rotary Fellowships dan merayakan cita cita pelayanan, melalui kegemaran dan professi yang serupa.

6.      Juli adalah Literacy Month (Bulan melek aksara), waktunya bagi club club Rotary untuk mengembangkan literacy project mereka sendiri, sekalian meningkatkan kesadaran atas usaha usaha Rotary diseluruh dunia dalam pemberantasan buta huruf.

7.      Agustus adalah Membership and Extension Month (Bulan Keanggotaan dan Perluasan), adalah waktu untuk memusatkan perhatian kepada pertumbuhan yang perlu dilakukan Rotary, secara terus menerus, untuk menambah anggota-anggota baru dan membentuk Club-club baru.

8.      September adalah New Generation Month (Bulan Generasi Baru). Adalah waktunya bagi Club-Club Rotary sedunia untuk memberikan penekanan khusus, kepada berbagai programprogram Rotary yang melayani anak-anak dan orang-orang muda.

9.      Oktober adalab Vocational Service Month. Selama periode ini, Club-club menyoroti kepentingan dari kehidupan bisnis dan profesi dari setiap anggota Rotary, dengan menggarisbawahi penerapan nilai etik yang tinggi oleh setiap anggota.

10.  Nopember adalah Rotary Foundation Month. Club-club dan District-district diminta memperhatikan program-program dan sering-sering menggali dukungan keuangan tambahan bagi The Rotary Foundation, dengan cara menghimbau para anggota Rotary untuk meningkatkan sumbangan-sumbangan mereka guna mendapatkan pengakuan-pengakuan sebagai Paul Harris Fellows dan Sustaining Members.

11.  World Interact Week (Minggu Interact Dunia) adalah minggu dimana terdapat tanggal 5 November, dan adalah waktunya untuk suatu Rotary Club membuat rencana project bersama dengan Interact club yang disponsornya Masing-masing bulan yang khusus ini, berperan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan anggota Rotary akan beberapa program layanan yang hebat yang dapat ditemukan di dunia Rotary.

MEMBENTUK CLUB BARU DAN MENGEMBANGKAN ROTARY

Perkembangan yang mantap dari club-club yang baru, amatlah penting dalam rangka perluasan program-program dunia dan pengaruh dari Rotary International. Pada kenyataannya, beberapa tahun terakhir ini, club-club baru telah menjadi pendorong dalam upaya peningkatan keanggotaan. Rotary Club baru, bisa didirikan di mana saja di dunia, dimana prinsip-prinsip dasar dari Rotary dapat dijalankan dengan bebas dan dimana dapat diharapkan suatu club yang berhasil dapat terus dipertahankan. Misalnya, sejak 1990 sangat banyak club didirikan di negara-negara demokrasi baru Eropa Timur. Board RI harus menyetujui perluasan Rotary ke negara-negara dimana belum pernah ada Rotary Club.

Suatu club harus di bentuk untuk melayani suatu “wilayah” yang khusus, dimana terdapat banyak pengusaha atau para professional, yang memiliki kepribadian yang baik, mempunyai kedudukan sebagai pimpinan, sebagai pemilik perusahaan, atau menduduki posisi di bidang manajemen dan di wilayah mana, ada peluang bagi Rotary untuk melayani. Minimal mesti ada potensi untuk 40 klasifikasi, yang diwajibkan bagi suatu club yang akan dibentuk dan dari daftar tersebut paling sedikit 20 diantaranya sudah dipastikan menjadi anggota tetap.

District Governor memberikan persetujuan dan memonitor proses pembentukan club-club baru. District Governor menunjuk seorang wakil yang khusus (special representative), yang akan membimbing pembentukan suatu club baru. Langkah pertama adalah mengadakan survai wilayah, untuk menentukan apakah di wilayah tersebut layak didirikan suatu club. Salah satu dari persyaratan untuk pembentukan club baru, adalah menerima Konstitusi Standar Rotary Club, yaitu sedikitnya 20 anggota yang resmi dengan klasifikasi yang jelas, pemilihan club officers, pembayaran charter fee, pertemuan mingguan dari provisional club tersebut dan pemberian nama untuk club, yang jelas mengidentifikasikan lokalitasnya. Suatu provisional club menjadi Rotary Club, kalau charter-nya telah disetujui oleh RI Board of Directors.

Adalah kewajiban dan kesempatan yang bagus bagi semua anggota Rotary untuk membantu dan bekerja sama dalam pembentukan Rotary Club baru. Suatu club baru, memperkokoh keberadaan Rotary dalam jangka panjang dan komitmennya dalam layanan kemanusiaan diseluruh muka bumi ini.

JAS GOVERNOR YANG WARNA WARNI****

Salah satu tradisi Rotary terbaru dimulai tahun 1984-1985, sewaktu District Governors memutuskan untuk mengenakan jas warna kuning pada acara-acara resmi Rotary. Pada tahun tahun berikutnya, President Rotary International memilih jas berwarna cerah, untuk District Governors dan International Officers. Jas kuning yang unik dari Carlos Canseco diikuti oleh jas hijau yang menyala dari Paulo Costa (1990-1991); jas merah Clifford Dochterman (1992-1993), warna batu bata dari Luis Giay (1996-1997), kemudian jas warna hijau laut Glen Kinross (1997- 1998). Presidentt Rajendra Saboo memilih warna coklat gandum (1991-1992) dan Hugh Archer memilih warna merah maroon (1989-1990). Jas konservatip biru tua dipakai selama tahun tahun Carles Keller (1987-1988), Bill Huntley (1994-1995) Herbert Brown (1995-1996) dan James Lacy (1998-1999). Paduan warna dan corak, telah pula dipakai oleh President-President lain.

Setiap tahun jajaran pimpinan Rotary, saling menebak mengenai warna jas dari Rotary President yang akan datang.

Tamat.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: