LIBERALISME

Maret 16, 2011 pukul 9:33 am | Ditulis dalam Artikel | Tinggalkan komentar

Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.[1]

Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme.

Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Bandingkan Oxford Manifesto dari Liberal International: “Hak-hak dan kondisi ini hanya dapat diperoleh melalui demokrasi yang sejati. Demokrasi sejati tidak terpisahkan dari kebebasan politik dan didasarkan pada persetujuan yang dilakukan dengan sadar, bebas, dan yang diketahui benar (enlightened) dari kelompok mayoritas, yang diungkapkan melalui surat suara yang bebas dan rahasia, dengan menghargai kebebasan dan pandangan-pandangan kaum minoritas.”</ref>.

Liberalisme dan Agama

Pandangan-pandangan liberalisme dengan paham agama seringkali berbenturan karena liberalisme menghendaki penisbian dari semua tata nilai, bahkan dari agama sekalipun. meski dalam prakteknya berbeda-beda di setiap negara, tetapi secara umum liberalisme menganggap agama adalah pengekangan terhadap potensi akal manusia.

Bacaan lebih lanjut tentang liberalisme

Literatur oleh para pemikir yang ikut menyumbang bagi teori liberal didaftarkan dalam Sumbangan terhadap teori liberal.

Bahasa Indonesia

Kebebasan

Liberalisme

Individualisme

Tanggung Jawab

Keadilan Sosial

Adam Smith: Pasar dan Individu

Bahasa Inggris

The future of liberal revolution / Bruce Ackerman – New Haven: Yale University Press, 1992

Left and Right: The Prospects for Liberty / Murray N. Rothbard, 1965

Liberalism and Democracy / Norberto Bobbio – London: Verso, 1990 (Liberalismo e democrazia, 1988)

Liberalism / John A. Hall – London: Paladin, 1988

The Decline of Liberalism as an Ideology / John H. Hallowell – London: Kegan Paul, Trench, Trubner, 1946

Beyond the Global Culture War/ Adam K. Webb- Routledge, 2006, about the origins of Liberalism and types of challenges to it in the present world

Liberalism / Ludwig von Mises, 1927

Bahasa Belanda

Beleid voor een vrije samenleving / J.W. de Beus en Percy B. Lehning (red.) – Meppel: Boom, 1990

Afscheid van de Verlichting: Liberalen in verwarring over eigen gedachtengoed / Hans Charmant en Percy Lehning – Amsterdam: Donner, 1989

Liberalisme, een speurtocht naar de filosofische grondslagen / A.A.M. Kinneging e.a. – Den Haag: Teldersstichting, 1988

De liberale speurtocht voortgezet / K. Groenveld, H.J. Lutke Schipholt & J.H.C. van Zanen – Den Haag: Teldersstichting, 1989

Het menselijk liberalisme / Dirk Verhofstadt – Antwerpen: Houtekiet, 2002

Bahasa Perancis

Le libéralisme / Georges Burdeu – Paris: Seuil, 1979

Bahasa Jerman

Die Freiheit die wir meinen / Werner Becker – München: Piper, 1982

Noch eine chance für die Liberalen / Karl-Hermann Flach – Frankfurt: Fischer, 1971

Liberalismus / Lothar Gall – Königstein: Athenäum, 1985

Rujukan

Catatan

1.     ^ A: “‘Liberalisme’ didefinisikan sebagai suatu etika sosial yang menganjurkan kebebasan dan kesetaraan secara umum.” – Coady, C. A. J. Distributive Justice, A Companion to Contemporary Political Philosophy, editors Goodin, Robert E. and Pettit, Philip. Blackwell Publishing, 1995, p.440. B: “Kebebasan itu sendiri bukanlah sarana untuk mencapai tujuan politik yang lebih tinggi. Ia sendiri adalah tujuan politik yang tertinggi.”- Lord Acton

Rujukan lain

Michael Scott Christofferson “An Antitotalitarian History of the French Revolution: François Furet’s Penser la Révolution française in the Intellectual Politics of the Late 1970s” (in French Historical Studies, Fall 1999)

Piero Gobetti La Rivoluzione liberale. Saggio sulla lotta politica in Italia, Bologna, Rocca San Casciano, 1924

Kebebasan adalah tujuan tersendiri bagi liberalis. Tanpa kebebasan manusia tidak dapat hidup dan masyarakat tidak dapat berfungsi. Karena itu gagasan kebebaan di setiap masa dan tempat selalu memainkan peran. Tradisi-tradisi hukum alam di jaman kuno dan abad pertengahan pun telah menuntut ruang kebebasan yang terjamin dari cengkeraman kekuasaan yang masih mengutamakan  masyarakat di atas individu.

Baru di era Aufklärung (jaman pencerahan), kebebasan individu menjadi premis yang dapat melegitimasi tatanan hukum dengan sebenarnya. Dalam bukunya “Two Treatises on Government” (1690) John Locke pernahmerumuskan bahwa manusia adalah miliknya sendiri. Negara didasari pada suatu perjanjian yang dijalani manusia dalam rangka melindungi hak-hak mereka atas kebebasan, hidup dan milik……..

Kutipan diatas berasal dari newsletter tentang “liberalisme” yang diterbitkan oleh Friedrich Naumann Stiftung, yang dapat anda download secara utuh dibawah ini.

Evolusi Liberalisme di India

Liberalisme dikenal luas karena focus utama yang diberikannya terhadap penguatan, pemberdayaan, dan kebebasan individu di segala aspek kehidupan manusia, baik di bidang ekonomi, politik, maupun social, serta institusi-institusi yang mendorong perkembangan individu. Seperti apa yang diutarakan oleh Adam Smith dalam konsepnya tentang “invisible hand” atau Friedrich Hayek tentang “spontaneous order theory,”  ditunjukkan bahwa tak ada  pertentangan antara upaya meraih cita-cita atau tujuan seorang individu dengan kepentingan social.  Liberalism membantu menunjukkan berbagai aturan yang diperlukan guna menciptakan harmoni antara kepentingan individu (pribadi) dengan kepentingan social (umum); limited government (pembatasan pemerintah), rule of law (penegakan hukum), private property (kepemilikan pribadi), free competition (persaingan), dan voluntary interactions.

Tulisan Part Shah mengenai Evolusi Liberalisme di India ini paling tidak menunjukkan tahap-tahap perkembangan liberalisme di India, mulai dari penekanan awal pada kehidupan yang sederhana dan materialism, kemudian refornasi social dan politik kemerdekaan, hingga kini pada tahapan kebebasan ekonomi dan social.

Part Shah adalah pendiri dan presiden sebuah think – thank institute di New Delhi, India, The Centre for Civil Society , sebuah organisasi independent, non-profit, dan banyak melakukan riset serta pendidikan yang bertujuan memperbaiki kualitas kehidupan warga di India, yang didirikan pada 15 Agustus 1997. Ia banyak menulis di berbagai media massa di India, mengedit buku yang berjudul “Friedman on India, Profiles in Courage: Dissent on Indian Socialism. Part Shah juga menulis buku yang berjudul “Do Corporations have Social Responsibility?” dan sebagai co-editor pada buku “Law, Liberty, and Livelihood, Terracotta Reader, and Agenda for Change.” Perlu pula menjadi catatan, ia adalah anggota termuda India yang menjadi anggota Mont Pelerin Society, sebuah asosiasi terkemuka yang beranggotakan para intelektual pemikir liberal klasik.

Kedai Kebebasan menyajikan attachment artikel Part Shah tentang evolusi liberalisme di India pada kesempatan kali ini. Dan bagi mereka yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai The Centre for Civil Society dapat mengunjungi website mereka:

http://www.ccsindia.org/

 

About these ads

Tinggalkan sebuah Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: